Kakak-Adik Dianiaya Tetangga, AKP Zikri Muammar SH SIK : Sedang Proses dan Lidik

WI kepada awak media mengatakan, rambut mereka digunduli menggunakan gunting dan pisau cukur, sehingga terasa sakit. Terang WI, pelaku berjumlah tiga orang merupakan anak seorang pria inisial S, tiga pelaku lainnya T, I dan M. Jelas WI, mereka juga menuduh keduanya berselingkuh dengan ayah pelaku dan menuduh WI telah menjual adiknya untuk layanan ranjang kepada ayah ketiga pelaku.
Baca Juga:
"Awalnya saya bersama adik saya
dipanggil ke rumah pelaku dan sesampai di sana kami berdua disekap dan dituduh
selingkuh dengan ayahnya. Saya dituduh menjual adik saya kepada ayah mereka,"
kata WI.
Baca Juga :WNA Rohingya Buat Ulah, Perkosa Anak di Kamp Penampungan Pidie
Sebelum penyekapan dan penganiayaan
itu terjadi, terang FR, dia dan WI pergi membeli bando di kawasan Medan
Marelan. "Saat kami membeli bando, kami bertemu ayah pelaku dan tiba-tiba
diberi uang Rp 400 ribu. Katanya untuk jajan," ujar FR.
Jelas FR, Karena ayah pelaku memang
merupakan tetangga dekat dan dikenal baik dan juga sering memberikan uang
kepada para tetangga, keduanya tidak menaruh curiga saat diberi uang. "Kami
trauma. Kami berharap agar pelaku segera ditangkap," jelasnya.

Pelaku Pembunuhan di Labuan Bajo Terancam Bui 15 Tahun

Kapoldasu Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto SIK MH Dukung Kinerja Bank Sumut

Sat Narkoba Polres Sergai Ciduk Anak Medan Diduga Pengedar Ekstasi

Maraknya Pencurian di Wilkum Polres Sergai Resahkan Masyarakat, LPKH Desak Kasat Reskrim Bergerak

Ade R Tanjung Geram, DPO Kasus KDRT Polrestabes Medan Bebas Berkeliaran
