Kades di Langkat Menjerit, Minta Outbound Ditiadakan

Internet
Ilustrasi
bulat.co.id -LANGKAT | Sejumlah Kades di Kabupaten menjerit. Mereka mempersoalkan dana kegiatan outbound yang dinilai cukup besar.
Menurut keterangan seorang kades yang minta namanya tidak disebutkan, bahwa 240 Kades yang tersebar di Langkat secara tidak langsung wajib mengikuti kegiatan outbound.
Baca Juga:
Baca Juga :Ratusan Hektar Hutan Mangrove di Kwala Gebang 'Disulap' Jadi Tambak dan Kebun Sawit
Kegiatan yang terkesan wajib 3 kali dali lama setahun itu, menelan biaya Rp 3,5 juta per sekali kegiatan. Dengan biaya cukup besar itu lah, para kadis merasa sudah seperti sapi perah.
Secara rinci kades ini menjelaskan, setiap kepala desa di Kabupaten Langkat harus mengeluarkan biaya Rp 3,5 juta per kegiatan outbound. Ironinya, kegiatan itu dilakukan 3 kali dalam satu tahun.
Jika dihitung, anggaran outbound yang dibebankan kepada masing-masing kades sebesar Rp 3,5 juta dikali 240 desa, maka totalnya mencapai Rp 840 juta per sekali kegiatan.
Editor
:
Tags
Berita Terkait

Tak Dikerjakan Tepat Waktu, Inspektorat Labura akan Periksa Proyek Jembatan Desa Pematang

Proyek Jembatan Desa Pematang Menyebrang ke Tahun 2025, Kadis PMD: Kembalikan Anggarannya ke Kas Desa

Bantah Berselingkuh, Kades Kampung Sawah : Kami Berempat di Dalam Mobil

Warga Kampung Sawah Grebek Kades Bersama Selingkuhannya

Marak Galian C Diduga Ilegal, Kades Pematang Labura : Tangkapkan Terus.

Mengupas Tuntas Evaluasi SAKIP Pemerintah Kabupaten Langkat: Langkah Menyongsong Target 2025
Komentar