Ribuan Massa Demo Kantor DPRD, Dukung PJ Bupati Tapteng

Terpantau, aksi tersebut dikawal ketat oleh aparat Kepolisian Resor Kabupaten Tapanuli Tengah dan Satpol PP.
Massa menyatakan sikap mendukung kinerja PJ Bupati Tapteng, Elfin Ilyas Nainggolan yang dilantik pada 15 November 2022 lalu.
Baca Juga:
Baca Juga:Dihadang Sejumlah Massa Tidak Dikenal, Koalisi Masyarakat Tapteng Batal Gelar Aksi Demo
Berikut pernyataan sikap pendemo, kepemimpinan Pj Bupati Tapanuli Tengah, sampai saat ini tetap menjalin komunikasi dan silaturahmi yang baik dengan Pemuda, Organisasi Kemasyarakatan, Mahasiswa dan Masyarakat di Kabupaten Tapanuli Tengah.
Bahwa Pj Bupati Tapteng bersama OPD sampai saat ini tetap melaksanakan pembinaan, kerukunan umat beragama, kegiatan kepemudaan dan sosial kemasyarakatan.
Pj Bupati Tapteng bersama OPD sampai saat ini tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Tapanuli Tengah dengan baik tanpa membedakan suku, agama, ras, maupun golongan.
"Kami menolak dan menentang keras aksi dari segelintir oknum yang mengatasnamakan masyarakat yang merusak kekondusifan di Kabupaten Tapanuli Tengah," kata massa pendemo.
Massa pendemo juga meminta aparat penegak hukum untuk menindak tegas oknum atau sekelompok yang mengatasnamakan masyarakat Kabupaten Tapanuli Tengah yang ingin merusak Kabupaten Tapteng.
"Kami mendukung kepemimpinan Pj. Bupati Tapanuli Tengah dalam menjalankan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan di Kabupaten Tapteng," kata massa pendemo.
Sementara itu, Ketua dan wakil ketua DPRD bersama seluruh fraksi DPRD Tapteng menyatakan mendukung pernyataan sikap yang disampaikan massa pendemo.
"Kami mendukung kepemimpinan PJ Bupati Tapteng Elfin Ilyas bersama OPD untuk tetap melaksanakan pembinaan kerukunan umat beragama kegiatan kepemudaan dan sosial kemasyarakatan di kabupaten Tapanuli Tengah," kata ketua DPRD Tapteng, Khairul Kiyedi Pasaribu.
Menurutnya, PJ Bupati Tapteng sampai saat ini tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan baik tanpa membedakan suku, agama, ras, maupun golongan.
"Kami juga menolak dan menentang keras aksi dari segelintir oknum yang mengatasnamakan masyarakat yang merusak kekondusifan di Kabupaten Tapanuli Tengah yang tidak jelas dimana alamat dan KTP nya," katanya.
Pihaknya hingga saat ini masih tetap menjalin koordinasi yang baik dengan PJ Bupati Tapteng dan mendukung sepenuhnya penyelenggaraan roda pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Tapanuli Tengah.
"Kami memohon serta akan mengusulkan kembali kepada Menteri Dalam Negeri saudara Elfin Ilyas menjadi PJ Bupati Tapteng," katanya.
Dia meminta jangan ada pembentukan masyarakat Tapanuli Tengah yang tidak diketahui alamatnya di mana, tiba-tiba menjadi koordinator di Kabupaten Tapanuli Tengah.
"Jangan hanya segelintir oknum yang berjumlah kurang lebih 50 orang mengatakan perwakilan masyarakat Kabupaten Tapanuli Tengah," katanya.
Terkait aksi demo kemarin, pihaknya juga akan melaporkan salah satu oknum guru di salah satu sekolah karena sudah membawa siswa ikut berunjuk rasa.
Pihaknya juga meminta kepada aparat penegak hukum untuk mengusut akun-akun palsu karena akan memecah masyarakat di Kabupaten Tapanuli Tengah.
"DPRD Tapteng akan berkoordinasi dengan DPRD provinsi Sumut dan kantor Kementerian Agama Provinsi Sumut terkait adanya siswa pelajar dan oknum guru yang telah mengajak untuk melakukan demonstrasi pada tanggal 8 mei 2023," katanya.

Dewi Suryani Minta Pemerintah Buka Pasar Bazar Week End di Labuan Bajo

Bicara Political Will, Frid Ndarung: Edi Weng Belum Maksimal

Ranperda Pangan Lokal Jadi Solusi Dari Permasalahan yang Dihadapi Petani dan Pelaku UMKM

Warga Curhat ke DPRD Soal Harga Pangan Lokal yang Murah dan Ketiadaan Pasar

Ino Peni Menyebut Reklamasi Pantai Mawatu Berdampak Buruk Pada Ekosistem Laut karena Membabat Mangrove
