Terkait Kekosongan Kursi Dewan Pendidikan, Kabag Hukum Setdakab Sergai: Belum Ada Diberitahukan
Yusnar - Rabu, 24 Januari 2024 12:15 WIB

Istimewa
bulat.co.id - SERGAI | Terkait sebanyak 3 (tiga) kursi Dewan Pendidikan Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) mengalami kekosongan dikabarkan masih digodok di Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai.Menanggapi hal itu, Kabag Hukum Setdakab Sergai Abdul Hakim Sorimuda Harahap, SH saat dikonfirmasi kepada wartawan, Rabu (24/1/2024) menyebutkan saat ini dirinya tidak bisa memberi pernyataan apapun dikarenakan belum ada koordinasi dengan Dinas Pendidikan Sergai dan belum menggelar rapat di Pemkab Sergai.
"Hingga saat ini saya belum ada diberitahukan. Sampai saat ini saya belum ada koordinasi tentang hal tersebut dikarenakan saya pun lagi banyak pekerjaan yang harus saya selesaikan sesuai Tupoksi saya sebagai Kabag Hukum," ujarnya.
Diketahui, Sayuti Nur sebelumnya selaku Ketua Dewan Pendidikan Sergai saat ini terdaftar sebagai calon legislatif di Pemilu 2024.
Muhammad Sofyan sebelumnya selaku Sekretaris Dewan Pendidikan sekarang terpilih menjadi Komisioner KPU Sergai.
Sedangkan Wasner Sianturi sebelumnya selaku Wakil Ketua 3 Dewan Pendidikan Sergai saat ini juga terdaftar sebagai Caleg pada Pemilu 2024.
Sementara itu, Syaifuddin selaku Anggota Bidang Humas Dewan Pendidikan Sergai saat dikonfirmasi sebelumnya membenarkan 3 orang pengurus Dewan Pendidikan Sergai telah mengundurkan diri.
Baca Juga:Diketahui sebelumnya, kekosongan pengurus itu disebabkan 3 pengurus Dewan Pendidikan Kabupaten Sergai mengundurkan diri.
Editor
: Hendra Mulya
Tags
Berita Terkait

Ketua PSI Sergai Buka Puasa Bersama dengan Alumni Sekolah Perwira Angkatan 20.1992/1993 Sukabumi

Ketua PSI Vera Pasaribu Hadiri Buka Puasa Bersama DPC PPP Sergai

PSI Serdang Bedagai Mengajak Masyarakat Bergabung ke Partai Super Terbuka

Kapolres Berikan Penghargaan kepada Jajaran Sat Narkoba Polres Sergai

Safari Ramadan Pemkab Sergai digelar, Wabup Sergai Sambangi Desa Pekan Tanjung Beringin

Ulang Tahun SMSI : Sewindu Mengarungi Disrupsi Multidimensi
Komentar