Pasca Idul Adha, Harga Ikan Segar Melonjak Naik, Ini Penyebabnya

Masih berlangsungya musim angin timur atau disebut Timuran, menyebabkan banyak para nelayan enggan untuk melaut. Pasalnya, disamping risiko angin dan menimnya hasil tangkapan ikan, ditambah biaya BBM dan perbekalan mahal yang tidak sesuai dengan hasil tangkapan ketika di lelang pada tempat pelelangan ikan yang ada di Pemalang.
Baca Juga:
Baca Juga :Lima Pelaku Penyelundupan Kayu Mahang Ilegal Ditangkap Polresta Barelang, 84 Ton Barang Bukti Diamankan
Tingginya biaya BBM dan perbekalan
mahal yang tidak sesuai dengan hasil tangkapan ketika di lelang pada tempat
pelelangan ikan menyebabkan mahalnya
harga ikan segar di sejumlah pasar.
Carmi (35) seorang pedagang ikan di pinggir jalan Gatot Subroto, Pemalang, Jawa Tengah ketika di temui pada Jumat pagi (30/6/23) mengaku jika hampir rata - rata jenis ikan yang di jualnya mengalami kenaikan, salah satu contohnya ikan kerapu berukuran sedang yang sekarang harga jualnya tembus Rp 30 ribu/kg.
"Kalau lagi musim banyak ikan cuman Rp.17 ribu/ kg. Saya juga agak pusing menjualnya mas, tapi mau bagaimana lagi orang sudah pekerjaan jualan ikan," keluhnya.
Baca Juga :Ini Daftar Kekayaan 30 Bupati dan Walikota di Sumut Tahun 2023, Siapa Paling Kaya?
Sementara itu di tempat yang sama,
sejumlah pedagang ayam potong juga mengalami sepi pembeli sehari setelah
lebaran Idul Adha.
Muryati (50) seorang pedagang yang
berjualan di depan pasar Bojongbata, Pemalang mengaku penjualan ayam pasca Idul
Ahda, sepi pembeli. "Sepi pembeli karena masih banyak daging kurban mungkin
mas, jadi warga enggan membeli ayam potong," katanya.

Antisipasi Bencana Gempa Bumi, Rutan Pemalang Gelar Simulasi Penyelamatan

Anak -anak di Pemalang Manfaatkan Daun Pisang Untuk Payung Saat Hujan Tiba

Optimis Dapat Mendulang Suara 70 Persen Pada Pilkada, Ratusan Kader PKS Turun Ke Jalan

Dibawah Guyuran Hujan, Program Jumat Berkah Rizal Bawazier Tetap Dilaksanakan

Mobil Kru TV One Dihantam Truk Box ,3 Wartawan Meninggal 2 Luka -luka
