Angka Prevalensi Stunting di Pakpak Bharat Masih Tinggi

- Kamis, 25 Mei 2023 19:45 WIB
Angka Prevalensi Stunting di Pakpak Bharat Masih Tinggi
Istimewa
Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor Saat Membuka Rembuk Stunting Di Pakpak Bharat Tahun 2023.
bulat.co.id -Bupati Pakpak Bharat, Franc Benrhard Tumanggor mengatakan angka prevelensi stunting di Kabupaten Pakpak Bharat masih tinggi dan perlu segera diatasi secara terintegrasi mulai tingkat kabupaten hingga desa.

"Angka prevalensi stunting di kabupaten ini masih tinggi, perlu segera kita atasi bersama secara terintegrasi mulai tingkat Kabupaten sampai tingkat Desa. Saya juga berharap adanya peran aktif organisasi masyarakat serta pihak swasta, bersinergi dan bersatu dalam upaya percepatan penurunan dan pencegahan stunting di Kabupaten Pakpak Bharat," ucap bupati saat membuka acara Rembuk Stunting Tahun 2023 Aula Bale Sada Arih, Kamis (25/05/2023).

Dalam kegiatan ini, turut dihadiri perwakilan Kantor BKKBN wilayah Sumatera Utara, Hery Pranata Satria, Kepala Dinas Pemdes, PPPA, dan Keluarga Berencana Kabupaten Pakpak Bharat, Robincem Habeahan serta undangan lainnya.

Baca Juga : Temui Warga Saat Jemur Jagung, Bupati Pakpak Bharat Berikan Mesin Pemipil Jagung

Adapun rembuk Stunting ini dilaksanakan, untuk menyampaikan hasil analisis situasi dan rancangan rencana kegiatan intervensi penurunan stunting Kabupaten/Kota terintegrasi, mendeklarasikan komitmen Pemerintah Daerah dan menyepakati rencana kegiatan intervensi penurunan stunting terintegrasi , serta membangun komitmen publikasi dalam kegiatan penurunan stunting secara terintegrasi di Kabupaten/Kota.

Sementara itu perwakilan Kantor BKKBN wilayah Sumatera Utara, Hery Pranata Satria mengatakan, meski Pakpak Bharat sendiri telah mampu menurunkan angka stunting cukup besar sepanjang tahun 2021-2022, namun perlu perhatian dan kajian lebih mendalam kedepan, supaya angka ini benar-benar konkrit.


"Pakpak Bharat mampu menurunkan pravelensi stunting cukup besar dari tahun 2021-2022, namun perlu kita cermati dan menjadi fokus kita kedepan, angka ini harus benar-benar konkrit. Peran Pemerintah Daerah tentu sangat diharapkan dalam upaya menggait pihak swasta sebagai bapak asuh, ini penting," jelas dia.

Sedangkan, Kepala Dinas Pemdes, PPPA dan Keluarga Berencana Kabupaten Pakpak Bharat, menjelaskan bahwa sasaran utama dari kegiatan penurunan stunting adalah balita stunting dan keluarga beresimo stunting.

Advertisement
Halaman :
Editor
:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru