Sederetan Fakta Tradisi Sebar Uang Udik-udikan Bos Batik Pekalongan, Mulai Tebar Uang Rp 35 Juta Hingga Dipanggil Pihak Kepolisian

Ramdhan Siap Bertanggungjawab
Sementara itu, pemilik hajatan Ramadhan menyebut
acara ini digelar sebagai syukuran buah hati ketiganya yang memasuki usia 40
hari. Selain itu, dia bersikukuh menggelar udik-udikan karena merupakan tradisi.
Baca Juga :Hendak ke Lokasi KKN, Dua Mahasiswa Unri Tewas Kecelakaan Tunggal di Kampar"Ini acara tasyakuran anak, anak yang ketiga, untuk nominal hampir Rp 30-35 juta. Ada enam titik (sebar uang), itu disebar dari atas semua, dari bawah cuma satu," jelas Romdhon.
"Ya, sebelumnya telah diingatkan mereka. Tapi ya bagaimana juga ini tradisi. Memang tradisi untuk 40 hari potong rambut anak, udik-udikan," sambungnya.
Dia pun siap bertanggung jawab terkait dampak acara syukuran keluarganya ini. Termasuk soal pagar kantor kelurahan Jenggot yang ikut jebol gegara massa.
"Kita sudah membuat pernyataan akan bertanggungjawab atas segala sesuatu yang nantinya akan terjadi. Saya bertanggung jawab penuh," pungkas dia.
Tradisi Udik-udikan Timbukan Konflik, Siapa Sebenarnya Ramdhan?
Baca Juga:
Tradisiudik-udikanyang
berlangsung sejak lama diPekalongan, Jawa Tengah kini menimbulkan
konflik. Salah satu warga Pekalongan Selatan bernama Ramadhan diduga sengaja
menggelar tradisi udik-udikan di daerah rumahnya di Kelurahan Jenggot,
Pekalongan Selatan.
Baca Juga :Dua Kubu OKP Bentrok di Kuala, Satu Tewas Dibacok
Ia menyebarkan uang sebesar Rp 35
juta rupiah ke warga sekitar, sehingga membuat mereka
berdesak-desakan.Akibatnya, setidaknya ada 4 orang warga sekitar yang
pingsan dalam acara udik-udikan tersebut.
Lalu, siapa sosok Ramadhan ini
sebenarnya?
Ramadhan sendiri diketahui oleh warga sekitar sebagai salah satu pengusaha atau bos perusahaan kain batik Pekalongan yang sudah lama berkecimpung di dunia industri batik.

dr. Riski Ramadhan Hasibuan Dukung UMKM Lokal Kota Tebing Tinggi

dr. Riski Ramadhan Hasibuan Berbagi Jumat Berkah, Diapresiasi GPA Kota Tebing Tinggi

Tempat Pembuangan Sampah di Lahan Hutan Milik KPH Pekalongan Timur Tuai Kritik Warga

Jalin Silaturahmi Dengan Ulama dan Warga, Rizal Bawazier Hadiri Khaul Bawang Kabupaten Batang

dr. Riski Ramadhan Sosok Kader Gerindra di Sergai yang Populer dan Elektabilitas Tinggi
