Getaran Banjir Lahar Dingin Semeru Terekam Empat Kali Per-Enam Jam

Petugas Pos Pengamatan Gunung Api Semeru, Liswanto dalam laporan tertulisnya mencatat bahwa pada periode pengamatan Jumat (7/7/23) pukul 00.00-24.00 WIB, menunjukkan empat kali gempa getaran banjir.
Baca Juga :Semeru Diterjang Banjir Lahar Dingin, 493 Warga Mengungsi">Semeru Diterjang Banjir Lahar Dingin, 493 Warga Mengungsi
"Gempa getaran banjir itu memiliki amplitudo 28-40 mm dan lama gempa 20.700-21.600 atau sekitar 5 hingga 6 jam," kata Liswanto dalam laporan tertulis di Pos Pantau Gunung Semeru di Gunung Sawur, Kabupaten Lumajang, Sabtu (8/7/23).
Baca Juga:
Selain itu, selama 24 jam, seismograf juga merekam 57 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 12-22 mm, dan lama gempa 45-155 detik, kemudian 9 kali gempa guguran dengan amplitudo 4-13 mm dan lama gempa 37-62 detik.
"Juga tercatat satu kali gempa vulkanik dalam dengan amplitudo 17 mm, sedangkan pengamatan visual asap kawah tidak teramati. Cuaca berawan hingga hujan, angin lemah hingga kencang ke arah utara, timur laut, selatan, barat dan barat laut," ujar Liswanto dilansir Antara.
Baca Juga :Longsor di Jatim, 3 Warga Dilaporkan Tewas
Akibat getaran banjir yang cukup lama tersebut menyebabkan debit air di sejumlah Daerah Aliran Sungai (DAS) Semeru sangat deras hingga berdampak pada kerusakan sejumlah jembatan.

Status Kota Padang Sidempuan Ditetapkan Darurat Bencana Banjir dan Tanah Longsor

Kondisi Tanggul di Gampong Teungoh Kota Langsa Kian Mengkhawatirkan

Kondisi Tanggul di Gampong Teungoh Kota Langsa Kian Mengkhawatirkan

Kapolres Tanah Karo Salurkan Bantuan Kapoldasu, Kepada Korban Terdampak Bencana Alam

Banjir Bandang Disertai Tanah Longsor Landa Desa Ketawaren Di Karo
