30 Rumah Rusak dan 6 Warga Luka Diterjang Angin Puting Beliung di Batam

Bencana angin puting beliung itu terjadi di Kelurahan Pulau
Kasu, Kecamatan Belakang Padang, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri) dini hari
tadi, Sabtu (24/6/23).
Baca Juga:
"Kejadiannya tadi dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Ada
sekitar 30 rumah terdampak angin puting beliung," kata Camat Belakang Padang,
Yudi Admaji, Sabtu (24/6/23).
Baca Juga :Ayah Perkosa Anak Kandung Sejak Usia 8 TahunYudi mengatakan, akibat puting beliung itu setidaknya 6 orang warga mengalami luka ringan di kepala dan di bagian badan akibat terkena reruntuhan.
Baca Juga :Polisi Gagalkan Penyelundupan 28 PMI Ilegal di Riau"Ada sekitar 6 orang yang terdata mengalami luka-luka ringan, ada yang kepalanya bocor akibat reruntuhan. Tapi saat ini sudah ditangani oleh petugas puskesmas dan beberapa orang dokter juga diturunkan ke lokasi," ujarnya.
Yudi menyebutkan, pihaknya juga saat ini telah membuka posko kesehatan dan dapur umum untuk masyarakat yang terdampak. Sementara sebagian warga memilih mengungsi di rumah keluarga terdekat.
Baca Juga :Asik Pesta Sabu, Tiga Pembobol Ruko di Tanjungpinang Ditangkap"Jadi kita hanya menyiapkan posko kesehatan dan dapur umum sedangkan untuk warga yang terdampak memilih mengungsi ke rumah keluarga yang lebih aman," ujarnya.
Saat ini pemerintah setempat tengah melakukan
pendataan rumah masyarakat yang terdampak. Nantinya, data tersebut akan
diserahkan ke Dinas Sosial. "Saat
ini tengah dilakukan pembersihan oleh masyarakat rumah yang terdampak dan kita
juga sedang mendata tingkat kerusakan rumah warga. Nantinya akan dibantu oleh
Dinas Sosial," ujarnya.
"Bantuan logistik juga sudah kita kirim dari Batam
ke Pulau Kasu untuk masyarakat yang terdampak," tambahnya.

Ribuan Warga Tanjung Uncang Batam Blokade Jalan, Demo Minta Air bersih

Masjid Tanjak Batam: Wisata Religi yang Unik dan Menarik

Siswi SMA di Karimun yang Lompat ke Laut, Ditemukan dalam Kondisi Meninggal

2 Warga Batam Diamankan Saat Hendak ke Kamboja Untuk Jadi Admin Judi Online

Pria di Batam Perkosa Penghuni Kos, Modus Pura-pura Cari Temannya
