Warga di Bangka Tewas Diterkam Buaya saat Mancing di Sungai

Saat ditemukan, kondisi korban tidak dalam keadaan utuh. Diduga sebagain tubuh telah dicabik-cabik buaya.
"Korban atas nama Kahpi warga Menduk yang sebelumnya, Jumat (9/8) dilaporkan hilang saat mancing telah ditemukan," kata Kepala Basarnas Babel I Made Oka Astawa, Sabtu (10/8/2024).
Baca Juga:
Made Oka mengatakan pihaknya mendapat laporan Kahpi hilang diterkam buaya saat mancing di sungai pada Jumat (9/8) malam. Ia berangkat seorang diri di kawasan Sungai Menduk, Bangka.
"Berangkat dari rumah pada Kamis (8/8) pukul 15.00 WIB, setelah pulang dari kebun. Jumat dini hari, korban tak kunung pulang kemudian warga melakukan pencarian," katanya.
Pada pukul 10.00 WIB, perahu korban ditemukan keluarga bersama warga desa setempat di hulu sungai tersangkut di Pohon Rasau. Sungai ini adalah habitat, keluarga meyakini korban hilang diterkam buaya kemudian melapor.
Kemudian, Basarnas membuka operasi SAR gabungan bersama unsur terkait. Usai melakukan pencarian, korban ditemukan tewas.
Tim SAR gabungan berhasil menemukan korban Kahpi pada pukul 01.00 WIB, lokasinya tidak jauh dari perahunya. Saat ditemukan, kondisi Kahpi mengenaskan, di mana kaki kirinya putus diterkam buaya sungai dan hingga kini belum ditemukan.
"Ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dengan kondisi tubuh korban tidak utuh akibat diterkam buaya. Informasi di lapangan kaki kirinya putus (hilang)," katanya.
Saat ini korban telah dibawa ke rumah duka dan dimakamkan di TPU desa setempat. Warga diminta untuk tak lagi beraktivitas di kawasan sungai Menduk, mengingat buaya ganas belum tertangkap.

Niat ke Pantai, Warga Lokal Harus Bayar Tiket Rp 20 Ribu per Orang

Mobil Box Tabrak Dua Sepeda Motor di Jalinsum Sergai

Polsek Tanjung Beringin berhasil Amankan Dua Pelaku Pencurian Bobol Atap Rumah Warga

Bambang Tewas yang Diduga Jadi Korban Tabrak Lari, ini Keterangan Satlantas Polres Sergai

Bambang Warga Sergai Tewas, Diduga Jadi Korban Tabrak Lari
