Nias Kena Gempa, BMKG Sebut Kedalaman Gempa 10 KM

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa gempa ini terjadi pada koordinat 0.61 LS, 96,44 BT, dengan episenter gempa berada di 201 km barat daya Nias Selatan Sumut.
"Kedalaman gempa 10 km," tulis BMKG dilansir liputan6. Saat ini belum ada laporan kerusakan akibat gempa, namun warga diimbau untuk tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.
Baca Juga:
BMKG menilai, informasi ini penting untuk disampaikan secepat mungkin, sehingga hasil pengolahan data masih dapat berubah seiring dengan kelengkapan data yang diterima.
Antisipasi Gempa Bumi, Sebelum, Sesaat, dan Sesudah
Sebelum gempa bumi terjadi, ada beberapa hal yang harus dilakukan sebagai antisipasi. Pertama-tama, pastikan bahwa struktur dan letak rumah Anda dapat terhindar dari bahaya yang disebabkan oleh gempa, seperti longsor atau likuefaksi.
Evaluasi kembali bangunan Anda agar terhindar dari bahaya gempa bumi. Selain itu, mengenali lingkungan sekitar, di mana posisi pintu, lift, serta tangga darurat. Ketahui juga di mana tempat paling aman untuk berlindung. Belajar melakukan pertolongan pertama dan menggunakan alat pemadam kebakaran.
Selain itu, catat nomor telepon penting yang dapat dihubungi pada saat terjadi gempa bumi, dan atur perabotan agar menempel kuat pada dinding untuk menghindari jatuh, roboh, bergeser ketika terjadi gempa.
Benda yang berat harus ditempatkan sedapat mungkin di bawah, dan pastikan benda yang tergantung stabil agar tidak jatuh pada saat terjadi gempa.
Simpan bahan yang mudah terbakar pada tempat yang tidak mudah pecah agar terhindar dari kebakaran. Selalu mematikan air, gas, dan listrik apabila tidak sedang digunakan. Siapkan alat yang harus ada di setiap tempat, seperti Kotak P3K, senter/lampu baterai, radio, makanan tambahan, dan air.
Saat terjadi gempa bumi harus segera dicari tempat perlindungan. Jika Anda berada dalam bangunan, lindungi badan dan kepala Anda dari reruntuhan bangunan dengan bersembunyi di bawah meja, cari tempat paling aman dari reruntuhan dan guncangan, lari ke luar apabila masih dapat dilakukan.
Jika berada di luar bangunan atau area terbuka, hindari bangunan yang ada di sekitar kita seperti gedung, tiang listrik, pohon, dan perhatikan tempat kita berpijak, hindari apabila terjadi rekahan tanah.
Jika Anda sedang mengendarai mobil keluarlah, turun, dan menjauh dari mobil serta hindari jika terjadi pergeseran atau kebakaran. Jika Anda tinggal atau berada di pantai, jauhi pantai untuk menghindari bahaya tsunami. Jika Anda tinggal di daerah pegunungan, apabila terjadi gempa bumi hindari daerah yang mungkin terjadi longsoran.
Setelah terjadi gempa bumi, pastikan bahwa lingkungan sekitar aman, jangan memasuki bangunan yang terkena gempa karena kemungkinan serpihan bangunan masih ada. Selanjutnya, hindari berjalan di daerah sekitar gempa karena kemungkinan bahaya susulan masih ada.
Dengarkan informasi mengenai gempa bumi dari radio, jangan mudah terpancing oleh isu atau berita yang tidak jelas sumbernya. Isilah angket yang diberikan oleh instansi terkait untuk mengetahui seberapa besar kerusakan yang terjadi.
Terakhir, jangan panik, dan jangan lupa selalu berdoa kepada Tuhan demi keamanan dan keselamatan kita semua.

Status Kota Padang Sidempuan Ditetapkan Darurat Bencana Banjir dan Tanah Longsor

Cuaca Ekstrem di Akhir Tahun 2024, BMKG Waspadai Potensi Bencana

Antisipasi Bencana Gempa Bumi, Rutan Pemalang Gelar Simulasi Penyelamatan

Terima Audiensi Gempar Phaba, Pjs Bupati Pakpak Bharat Ajak Turut Serta Sukseskan Pilkada Serentak 2024

Gempa Guncang Nias, Ini Kondisinya dan Saran BMKG
