Pensiunan Polisi Pukul Petugas SPBU gegara Tak Terima Ditegur untuk Antre

Istimewa
bulat.co.id -LAMPUNG | Seorang pensiunan Polisi bernama I Ketut Gister memukul seorang petugas SPBU di Pringsewu bernama Ridho. I Ketut Gister melakukan pemukulan karena tak terima ditegur Ridho karena tidak mengantre di SPBU.
Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Umi Fadillah Astutik menyebut peristiwa ini terjadi usai Ridho menolak melayani I Ketut yang ingin mengisi BBM. Ridho mengambil sikap begitu karena I Ketut tidak mengantre.
"Jadi dari hasil penyelidikan kami, pensiunan Polri ini sedang terburu-buru untuk mengikuti upacara untuk dirinya di Polres Tanggamus. Pada saat itu dia ingin mengisi BBM, namun tidak dilayani oleh korban karena yang bersangkutan tidak mau antre sehingga terjadi cekcok dan pemukulan tersebut," kata Kombes Umi melansir, Rabu (3/1/24).
Usai pemukulan itu, lanjut Umi, keduanya dipertemukan untuk dilakukan mediasi. Dalam mediasi itu, disepakati bahwa Ridho tidak akan melaporkan peristiwa ini dan I Ketut juga sudah mengakui kesalahannya.
"Setelah peristiwa itu, keduanya dipertemukan untuk sepakat berdamai. Keduanya sepakat untuk menyelesaikan permasalahan tersebut secara kekeluargaan," ucap Umi.
Umi melanjutkan, Polda Lampung menyatakan hal tersebut jelas menjadi pelajaran untuk personel Polri ke depannya agar menjadi lebih baik lagi.
"Anggota Polri juga tidak boleh bersikap arogan. Harus mampu mengendalikan emosi dan mengikuti tata tertib dan peraturan yg berlaku. Ini jelas menjadi pelajaran untuk kami agar ke depannya bisa lebih baik dalam melayani masyarakat," jelasnya.
Editor
: Hendra Mulya
Tags
Berita Terkait

Puan Floresta Bicara Sebut Kepolisian Tak Paham Hukum

Polres Tapsel Bersama Mahasiswa dan BEM Gelar Baksos Polri Presisi

Sat Reskrim Polres Tebing Tinggi Diapresiasi, Tangkap Pelaku Penipuan Masuk Polri

Pemkab Sergai Beri Dukungan Penuh Program Penanaman Jagung 1 Juta Hektar bersama Polri dan Mentan RI

Kapolres Langsa Pimpin Program Penanaman Jagung Serentak di Desa Meurandeh

Tampang Aipda Robig, Polisi Penembak Pelajar SMK saat Hadiri Sidang Etik
Komentar