Banjir dan Longsor Terjang Limapuluh Kota, Lalin Macet 6 Km-Satu Rumah Warga Rusak

Istimewa
bulat.co.id -LIMAPULUH KOTA | Hujan deras yang melanda Limapuluh Kota, Sumatera Barat membuat sungai di kawasan itu meluap. Akibatnya, sejumlah kawasan dilanda banjir dan longsor.
Kepala BPBD Limapuluh Kota Rahmadinol, Senin (18/12/23) mengatakan, sungai meluap hingga menyebabkan banjir itu karena hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak Minggu (17/12/23) pukul 23.00 WIB hingga saat ini pukul 10.00 WIB.
Banjir itu merendam dua desa di Kecamatan Pangkalan Koto Baru, empat desa di Kecamatan Harau, dua desa di Kecamatan Gunuanng Omeh, dan satu desa di Kecamatan Mungka.
Selain banjir, ada juga longsor yang terjadi. Longsor terjadi di ruas jalan Tungka-Situmbuak, Kecamatan Situjuah dan di ruas jalan Nagari Ladang Laweh.
"Tim gabungan sudah di lapangan membatu evakuasi korban banjir dan pembersihan material longsor. Macet sudah panjang sampai 6 kilometer," sebut Rahmadinol.
Longsor dilaporkan terjadi di Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, sesaat setelah gempa bumi berkekuatan Magnitudo (M) 5,4 pada Sabtu (16/12/23) siang. Musibah itu menyebabkan satu unit rumah warga rusak.
Baca Juga:
Editor
: Hendra Mulya
Tags
Berita Terkait

3 Anak Kampung Desa Watu Manggar Manggarai Barat Rindu Kehadiran Listrik Negara

Uskup Labuan Bajo Jalan Salib Bersama Tahanan di Labuan Bajo

Sainal Mengaku Keliru, Yang Menyebut Kerusakan Lahan Pertanian karena Bencana Alam Bukan Penyidik

Pelaku Pembunuhan di Labuan Bajo Terancam Bui 15 Tahun

GT, Tersangka Pembunuhan di Labuan Bajo Menyerahkan Diri ke Polisi

Tak Diperhatikan Pemda Mabar, Senator Stevi Harman Turunkan Alat Barat Bantu Buka Kembali Akses Jalan yang Putus
Komentar
Berita Terbaru

3 Anak Kampung Desa Watu Manggar Manggarai Barat Rindu Kehadiran Listrik Negara

Uskup Labuan Bajo Jalan Salib Bersama Tahanan di Labuan Bajo

PMKRI Cabang Labuan Bajo Mengecam Keras Upaya Privatisasi Pantai di Labuan Bajo

Pelaku Wisata: Labuan Bajo Masih Promosi untuk Hadirkan Investor

Sainal Mengaku Keliru, Yang Menyebut Kerusakan Lahan Pertanian karena Bencana Alam Bukan Penyidik

Ferdy Hasiman Minta Pemda Terapkan Pajak Gelombang Udara

Kali ini Edi Endi Benar benar Mendatangkan Uang Dari Laut ke Darat
