Gaya Mengajar Unik, Guru SMP Negeri 2 Binjai Raih Penghargaan dari Kerajaan Thailand

Penghargaan
itu diberikan kepada lima guru karena mereka dinilai memberikan peran penting
dalam pembangunan pendidikan.
Baca Juga:
Kelima
guru itu, yakni Harisdayani asal Binjai, Khoiri Abdul Mukti asal Bandar
Lampung, Rudi Haryadi asal Jakarta, Encon Rahman asal Jawa Barat, dan Herwin
Hamid asal Kendari.
Baca Juga :Hadapi Pemilu 2024, Polres Binjai Tingkatan Kemampuan Personel
Harisdayani
mengaku senang maraih penghargaan Princess Maha Chakri Award dari Kerajaan
Thailand ini. Guru bahasa Inggris di SMP Negeri 2 Binjai di Sumatera Utara ini
memiliki gaya mengajar yang unik dengan memanfaatkan teknologi informasi dan media
sosial sebagai alat untuk meningkatkan proses belajar mengajar.
Berkat
gaya mengajarnya itu, dia menerima beberapa penghargaan nasional dan regional
dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Indonesia.
Harisdayani
juga diakui sebagai Duta Pembelajaran Berbasis Teknologi, Guru Inspiratif
Terbaik Tingkat Nasional Tingkat SMP, dan Guru Inspiratif pada Hari Guru di
Kota Binjai.
Untuk
meningkatkan keterampilan mengajarnya, ia mengikuti berbagai program pelatihan
seperti teknologi, dan kecerdasan buatan. "Semoga bisa terus mengembangkan
pendidikan di Tanah Air," kata Harisdayani, Jumat (29/9/2023).
Penerima
Princess Maha Chakri Award lainnya, Encon Rahman, mengatakan menjadi guru yang
baik adalah pekerjaan yang layak. Guru SDN Mekarwangi ini memiliki motivasi
intrinsik untuk bekerja yang mendorongnya untuk mendedikasikan dirinya untuk
mengajar.
Ia
menulis cerita pendek dan artikel tentang perkembangan pendidikan, enam buku
pelajaran sekolah dasar, dan dua buku IPS. Encon bahkan terpilih sebagai
fasilitator pelatihan nasional standar sekolah Indonesia, ia menjadi inspirasi
bagi guru-guru lain di Jawa Barat. "Saya ingin terus menumbuhkan budaya
literasi dengan meningkatkan kemampuan menulis para guru," kata Encon.
Baca Juga :17 Orang Positif Narkoba Diamankan BNN Binjai Saat Melakukan Razia Kos-kosan
Ketua
Princess Maha Chakri Award Foundation (PMCAF) Kissanapong Kirtikara mengatakan
penghargaan Princess Maha Chakri Award merupakan penghargaan bergengsi bagi
guru yang memainkan peran penting dalam pembangunan pendidikan di setiap
negara. "Penerimaan penghargaan tersebut dianggap menjadi teladan bagi
guru-guru lain di setiap negara karena langkah mereka memperluas
pengetahuan," ujarnya.
Kissanapong
menambahkan penghargaan Princess Maha Chakri Award adalah penghargaan
internasional yang didirikan untuk menghormati Putri Maha Chakri Sirindhorn,
yang merupakan putri pendidik Thailand.
Penghargaan
itu diberikan kepada guru-guru berprestasi yang dedikasinya telah mengubah
kehidupan siswanya dan berkontribusi terhadap pendidikan di ASEAN dan
Timor-Leste.
Penghargaan
Maha Chakri Award diberikan setiap dua tahun kepada penerima dari sebelas
negara peserta. Penganugerahan Princess Maha Chakri Award akan berlangsung pada
17 Oktober 2023 di Thailand. (dhan/bs)

Ratusan Guru Gelar Aksi Unjuk Rasa di Kantor DPRD Padangsidimpuan

Bambang Warga Sergai Tewas, Diduga Jadi Korban Tabrak Lari

Kejari Karo Peroleh Juara Tiga Penanganan Perkara Tindak Pidana Korupsi

Kades Pekan Tanjung Beringin Raih Penghargaan Nasional atas Percepatan Penurunan Stunting

Akong Pertanyakan Hak Guru dan ASN yang Tak Gajian
