Bhayangkari Polres Simalungun Ikuti Parade Kebaya Nasional Tahun 2022 Menuju UNESCO

bulat.co.id - Parade dan gebyar kebaya Nasional tahun 2022 menuju UNESCO digelar di lapangan Benteng Medan pada Minggu (28/20/2022) .
Acara gebyar kebaya ini dihadiri oleh Ketua Bhayangkari Cabang Simalungun Erika Ronald Sipayung, Wakil Ketua Bhayangkari Cabang Simalungun Ita Efianto, Pengurus Ranting Bhayangkari Cabang Simalungun, Kordinator Polwan Polres Simalungun Aiptu Serlly Tarigan bersama Polwan Polres Simalungun, Perwakilan Ibu Persit Kodim 0207/SML, Perwakilan Ibu PKK Kabupaten Simalungun serta 10.000 lebih perempuan Sumatera Utara yang terdiri dari perwakilan 33 Kabupaten dan Kota di Sumut, Ibu-ibu Bhayangkara Sumut, ibu - ibu Persit Kartika, Angkatan Laut, Angkatan Udara, Majelis Taklim Halimah Sumut (MTH), DPP RKLA, seluruh organisasi wanita yang ada di Sumut dan sejumlah mahasiswa.
Baca Juga:
Ketua Bhayangkari Cabang Simalungun Erika Ronald Sipayung mengatakan bahwa tujuan acara ini adalah untuk mendukung program kebaya Indonesia go to UNESCO dan untuk melestarikan kebaya sebagai warisan budaya leluhur sekaligus memperkuat gerakan pelestarian budaya melalui pengenalan dan ajakan menggunakan kebaya kepada generasi muda.
"Kita mendukung acara ini dengan ikhlas karena cinta akan tanah air, saya berharap acara ini bukan hanya sampai disini saja untuk Sumut, teruskan gebyar ini agar budaya kita, identitas kita tidak comot oleh negara lain," ujarnya.
Kemudian Pada kegiatan ini terdapat rangkaian acara Parade, dimana para peserta yang menggunakan pakaian kebaya beriringan berjalan mengelilingi Lapangan Benteng dengan membawa bendera dan berkelompok sesuai dengan daerah masing-masing sambil diiringi dengan lagu daerah.
(ES)

Uskup Labuan Bajo Jalan Salib Bersama Tahanan di Labuan Bajo

PMKRI Cabang Labuan Bajo Mengecam Keras Upaya Privatisasi Pantai di Labuan Bajo

Pelaku Wisata: Labuan Bajo Masih Promosi untuk Hadirkan Investor

Sainal Mengaku Keliru, Yang Menyebut Kerusakan Lahan Pertanian karena Bencana Alam Bukan Penyidik

Ferdy Hasiman Minta Pemda Terapkan Pajak Gelombang Udara
