Cerita Pengantin yang Gagal Gelar Resepsi Pernikahan Gegara Kampungnya Kebanjiran

Sedikit dijelaskannya, yang paling krusial pertimbangannya adalah, akses jalan yang belum bisa dilalui dan membahayakan.
Baca Juga:
"Akses jalan ke rumah itu rusak parah, takut nantinya membahayakan undangan. Makanya kita sepakat untuk membatalkan di resepsi di rumah," Imbuhnya.
Sementara akad nikahnya sudah dilangsungkan pada tanggal 7 Juli 2023 lalu di Perumahan Beringin Indah Lestari, Balai Gadang, Koto Tangah, Kota Padang.
Baca Juga :Banjir dan Longsor di Sumbar">Lima Orang Tewas dalam Bencana Banjir dan Longsor di Sumbar
"Akad nikah sudah selesai dua minggu lalu,"ungkapnya.
Mendapati itu, Aze mendapatkan simpati dari kawan-kawannya. Semoga pernikahannya Sakinah, Mawadah, Warohmah Aze.
Dari video viral du media sosial, terlihat lokasi resepsi pernikahan tengah digenangi air. Ketinggian air mencapai pinggang orang dewasa. Padahal, pelaminan dan segala sesuatunya telah disiapkan untuk acara resepsi pernikahan itu.
Di dalam video juga terlihat sejumlah wanita mengenakan daster tengah berjalan ditengah genangan air tepat di lokasi resepsi pernikahan.
Diketahui, Guyuran hujan yang terjadi pada Kamis (13/7/23) malam menyebabkan sejumlah wilayah di Nagari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam, dilanda banjir dan longsor.
Berdasarkan informasi sementara BPBD Agam sejumlah rumah dilaporkan mengalami rusak berat. Sementara itu, dua warga dilaporkan hilang.

Status Kota Padang Sidempuan Ditetapkan Darurat Bencana Banjir dan Tanah Longsor

Kondisi Tanggul di Gampong Teungoh Kota Langsa Kian Mengkhawatirkan

Kondisi Tanggul di Gampong Teungoh Kota Langsa Kian Mengkhawatirkan

Sembilan Korban Tanah Longsor Sudah Berhasil Ditemukan AKBP Eko : Tinggal Satu Orang Lagi Dalam Pencarian

Tim Gabungan Evakuasi Korban Tanah Longsor
