Rapim Partai Demokrat Sumut, Edy Rahmayadi Ajak Kader Ciptakan Perubahan untuk Membangun Sumut
Rapim partai Demokrat Sumut

Foto: Istimewa
Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi menghadiri sekaligus membuka Rapimda DPD Partai Demokrat Sumut di Ballroom Four Point Hotel, Jalan Gatot Subroto Medan, Rabu (7/12/2022).
bulat.co.id -Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi mengajak seluruh kader Partai Demokrat Sumut untuk membuat perubahan. Perubahan tersebut diharapkan mampu pembangunan Sumut untuk lebih maju.
Perubahan, menurut Edy Rahmayadi, tidak selalu dalam lingkup yang besar, bisa dimulai dari lingkup Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) dan desa. Hanya saja, benar-benar bisa memberikan dampak yang signifikan kepada masyarakat dan membantu kesejahteraannya.
"Mulai dari lingkup RT, RW atau desa, kemudian ke lingkup yang lebih besar lagi, karena saya tahu Demokrat ini partai besar yang memiliki potensi luar biasa, saya yakin kalian bisa," kata Edy Rahmayadi usai membuka Rapat Pimpinan Partai Demokrat Sumut di Hotel Four Point by Sheraton, Jalan Gatot Subroto Nomor 395, Medan, Rabu (7/12/2022).
Edy Rahmayadi juga mengingatkan, Partai Demokrat untuk terus menjaga atmosfer demokrasi di Sumut. Apalagi, mantan Ketua Umum Partai Demokrat dan Presiden keenam Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono seorang yang demokratis.
"Demokrasi ini harus terus kalian pertahankan, demokrasi yang diberikan Pak SBY kepada Indonesia, kepada kita semua, bukan karena dia mantan Danbrigif saya, tetapi apa yang dia lakukan sangat luar biasa," kata Edy Rahmayadi.
Editor
:
Tags
Berita Terkait

Kapoldasu Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto SIK MH Dukung Kinerja Bank Sumut

Pemilihan Ketua OSIS SMA Negeri 5 Langsa Jadi Aksi Nyata Penerapan Proyek P5

Sukhairi Diduga Mangkir dari Panggilan Polda Sumut terkait PPPK 2023.

Link Hasil Hitung Suara Pilkada Serentak 2024 Seluruh Indonesia

Sekretaris Golkar Sumut : KPU Madina Tak Punya Hak Menyatakan Rekomendasi Bawaslu Cacat Hukum

Selama Menjabat Wakil Ketua DPRD Sumut, Ratusan Petani dan Masjid Dibantu Harun Mustafa
Komentar