Kadisdik Madina Minta Uang ke Peserta Seleksi PPPK, Totalnya Capai Ratusan Juta

Istimewa
bulat.co.id - MEDAN | Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Dollar Hafriyanto Siregar meminta sejumlah uang ke peserta seleksi PPPK.Tidak tanggung-tanggung, total uang yang diminta Dollar itu cukup fantastis, hingga mencapai Rp 580 juta.
"Hasil pemeriksaan awal itu ada sekitar Rp 580 juta yang di
minta dari para peserta," kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi, Rabu (17/1/24).
"Itu jumlahnya masih dilakukan pengembangan," jelasnya.
Mantan Wadirlantas Polda Kalimantan Tengah itu mengatakan ada sekitar Rp 64 juta uang tunai yang diamankan dari Dollar atas kasus tersebut.
"Yang diamankan uang tunainya hanya Rp 64 juta kalau tidak salah," ujar Hadi.
Sebelumnya diberitakan, Dollar ditangkap karena meminta uang ke peserta seleksi PPPK di Madina. Pengungkapan itu berawal dari pengaduan masyarakat. Setelah menerima aduan, pihak kepolisian menyelidikinya hingga akhirnya mengamankan Dollar.
Setelah hampir sepekan menangkap Dollar, pihak kepolisian menetapkan Dollar sebagai tersangka. Penetapan tersangka itu dilakukan pada Kamis (11/1/24).
"Hasil gelar perkara, penyidik Tipikor Ditreskrimsus menetapkan DHS sebagai tersangka," kata Hadi, Jumat (12/1/24).
Usai berstatus sebagai tersangka, penyidik menahan Dollar atas kasus tersebut. Atas perbuatannya, Dollar dijerat Pasal 12 Huruf E Jo Pasal 11 UU RI nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
Baca Juga:Hadi belum memerinci berapa jumlah peserta yang dimintai uang oleh Dollar. Dia mengatakan hal itu masih dalam proses pengembangan.
Editor
: Hendra Mulya
Tags
Berita Terkait

Jika Akan Difungsikan, Pedagang Minta Fasilitas Pasar Ex Bioskop Tapanuli Diperbaiki

Kapoldasu Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto SIK MH Dukung Kinerja Bank Sumut

Polres Tapsel Laksanakan Program "Sedekah Keliling" di Desa Parsalakan

Floresa Minta Polda NTT Profesional Tangani Kasus Kekerasan Terhadap Pimred Floresa

PN Mandailing Natal Gelar Kampaye Publik "No Gratifikasi, No Korupsi, No Pungli"

Kabur selama 10 Bulan ke Riau, Polsek Dolok Masihul Berhasil Amankan Budi yang Nyuri Uang dan Emas
Komentar