Warga Laporkan Anggota DPRD Medan 'Nyamar' Jadi Ojol ke Badan Kehormatan

bulat.co.id -MEDAN| Anggota DPRD Medan dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Erwin Siahaan dilaporkan ke Badan Kehormatan DPRD Medan.
Erwin dilaporkan terkait video viral dirinya yang nyamar menjadi ojek online (ojol). Saat itu dirinya memakai jaket ojol saat berada di dalam pesawat.
Baca Juga:
Erwin dilaporkan oleh dua warga, yakni Hormat Sitinjak dan Isron J Sinaga. Mereka menduga Erwin telah melanggar etik karena menggunakan anggaran dari DPRD Medan untuk pembelian bakpia sesuai dengan video yang viral.
Baca Juga :Bus Tabrak Dump Truck di Labuhanbatu, Satu Penumpang Meninggal di Lokasi
"Juga memang ini ada menggunakan anggaran sekretariat DPRD Medan, makanya kita serahkan ke Badan Kehormatan Dewan untuk dievaluasi, ditinjau kembali bagaimana sebenarnya tujuan dan maksud dari Bapak Erwin Siahaan dengan melakukan kegiatan viral tersebut," kata Isron J Sinaga di Kantor DPRD Medan, Jumat (29/9/23).
Namun saat mendatangi ruangan BK DPRD Medan, tidak ada ketua maupun anggota BK DPRD Medan berada di lokasi. Sehingga mereka menyerahkan laporan tersebut ke bagian tata usaha dan diterima oleh staf bernama Yuni.
Erwin disebut ke Yogyakarta dalam rangka kunjungan kerja (kunker). Namun dia juga melakukan orderan ojol seperti yang di video.
"Kita duga dia melakukan perjalanan dinas ke Yogyakarta berupa kunker, tetapi di samping itu juga dia melakukan orderan ojol dan dia juga sudah mengakui di videonya itu," ucapnya.
Tindakan Erwin itu dinilai sebagai hal yang tak berguna mengingat Erwin merupakan anggota DPRD Medan. Mereka menilai Erwin harusnya melakukan sesuatu yang menyentuh masyarakat.

Tak Diperhatikan Pemda Mabar, Senator Stevi Harman Turunkan Alat Barat Bantu Buka Kembali Akses Jalan yang Putus

Dewi Suryani Minta Pemerintah Buka Pasar Bazar Week End di Labuan Bajo

Bicara Political Will, Frid Ndarung: Edi Weng Belum Maksimal

Ranperda Pangan Lokal Jadi Solusi Dari Permasalahan yang Dihadapi Petani dan Pelaku UMKM

Warga Curhat ke DPRD Soal Harga Pangan Lokal yang Murah dan Ketiadaan Pasar
