Ini Perbedaan Tilang di Indonesia dan Luar Negeri, Kamu Harus Tahu dan Fahami

"Kalau kita bandingkan dengan masyarakat yang melanggar lalu lintas di luar negeri sana, saya punya teman kuliah di Amerika, kena tilang itu harus bayar Rp 29 juta. Itu dia terima dengan ikhlas. Kita ditilang Rp 50 ribu saja ributnya sudah ngajak berkelahi," ujarnya.
Baca Juga:
Agung menjelaskan, warga negara di Amerika membayar dengan ikhlas karena memang sistem hukumnya dan tata kelolanya baik.
Baca Juga :Sumut Soroti Kondisi Gelap Jalan Megawati">Anggota DPRD Sumut Soroti Kondisi Gelap Jalan Megawati
Agung mengatakan Indonesia adalah negara demokrasi yang berlandaskan dengan hukum yang berlaku. Untuk itu, dia mendorong masyarakat agar mematuhi aturan-aturan dalam berlalu lintas.
"Kita harus mendorong masyarakat itu tertib, karena negara kita adalah negara demokrasi, panglimanya adalah hukum, makanya itu yang harus kita dorong agar kemudian aturan-aturan itu masuk dalam lalu lintas," ujarnya.

Ketua PSI Sergai Buka Puasa Bersama dengan Alumni Sekolah Perwira Angkatan 20.1992/1993 Sukabumi

Ketua PSI Vera Pasaribu Hadiri Buka Puasa Bersama DPC PPP Sergai

PSI Serdang Bedagai Mengajak Masyarakat Bergabung ke Partai Super Terbuka

Kapoldasu Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto SIK MH Dukung Kinerja Bank Sumut

Sah! SMSI Tapanuli Utara Dilantik, Darwin Nainggolan Jabat Ketua
