Buntut Pernyataan Pelaku Judi Togel, Bayar Upeti ke Kanit Pidum Polres Langkat hingga Kapolres Minta Maaf ke Kodam

bulat.co.id -MEDAN | Dua video berbeda yang beredar di media sosial terkait pernyataan kordinator judi Togel di Langkat banyak menuai polemik.
Di video pertama, koodinator judi jenis togel di Kecamatan Stabat dan Secanggang, Kabupaten Langkat bernama Supriatin diringkus tim Deninteldam I/BB ini mengaku membayar upeti kepada Polres Langkat sebesar Rp 25 juta.
Baca Juga:
- Sainal Mengaku Keliru, Yang Menyebut Kerusakan Lahan Pertanian karena Bencana Alam Bukan Penyidik
- Polres Labuhanbatu Laksanakan Penyambutan dan Pelepasan Pejabat Lama dan Pejabat Baru Kapolres Labuhanbatu
- Polres Labuhanbatu Laksanakan Penyambutan dan Pelepasan Pejabat Lama dan Pejabat Baru Kapolres Labuhanbatu
Supriatin mengaku uang itu diberikan kepada Kanit Pidum Polres Langkat, Iptu HS. Selain Polres Langkat, Polsek Stabat dan Secanggang juga menerima upeti dari judi Togel itu.
Baca Juga :Kapendam I/BB : Peredaran Togel di Langkat Diduga Melibatkan Oknum Polsek Stabat">Kapendam I/BB : Peredaran Togel di Langkat Diduga Melibatkan Oknum Polsek Stabat
Setelah video pertama beredar luas dan viral, selang beberapa hari, muncul kembali video kedua Supriatin yang menyebutkan kalau pernyataan itu tidak benar.
Seakan 'balik gagang' alias membelot dari pernyataan awalnya, terduga sindikat judi Togel di Kabupaten Langkat, malah mengatakan dirinya diintimidasi saat diamankan oleh pihak TNI.
Hal itu diungkapkan terduga sindikat judi berinisial S, dalam video amatir yang beredar dan viral di media sosial.
Dari rekaman itu, dia mengungkapkan, pernyataan yang diambil di Mako Denintel Kodam I/BB, Gaperta, Medan, adalah tidak benar.
"Terkait berita video yang viral itu saya, mengenai pembuatan video itu di Kantor Denintel Gaperta. Nah masalah uang yang saya transfer 25 juta ke Kanit Pidum Herman, itu tidak ada yang ke Polres itu tidak ada, ke Polsek Polsek itu pun tidak ada sebenarnya," ujar Supriatin dalam video yang diduga diambil ketika dirinya telah diserahkan kepada pihak kepolisian Polres Langkat.

Sainal Mengaku Keliru, Yang Menyebut Kerusakan Lahan Pertanian karena Bencana Alam Bukan Penyidik

Polres Labuhanbatu Laksanakan Penyambutan dan Pelepasan Pejabat Lama dan Pejabat Baru Kapolres Labuhanbatu

Polres Labuhanbatu Laksanakan Penyambutan dan Pelepasan Pejabat Lama dan Pejabat Baru Kapolres Labuhanbatu

Pelaku Pembunuhan di Labuan Bajo Terancam Bui 15 Tahun

GT, Tersangka Pembunuhan di Labuan Bajo Menyerahkan Diri ke Polisi
