Pengamat Hukum : Tim Pansel Bawaslu Sumut Harus Lebih Teliti Pilih Anggota

Hal ini berkaitan dengan ditemukannya beberapa nama calon anggota Bawaslu yang pernah melakukan pelanggaran.
Salah satunya, Joko Arief Budiono yang merupakan komisioner Bawaslu Kabupaten Mandailing Natal. Joko diketahui diduga pernah mendapatkan surat teguran dari Dewan Kehormatan Pengawas Penyelanggara Pemilu (DKPP) dengan nomor perkara 142-PKE-DKPP/V/2021.
Baca Juga:
Baca Juga :BBM Subsidi Parkir di Dinas PUPR Madina, Diduga Untuk Alat Berat
"Selayaknya panitia seleksi bisa lebih jeli dalam menentukan anggota Bawaslu yang terpilih nanti. Apabila salah satu calon anggota sudah pernah mendapatkan surat teguran dari DKPP maka ini akan menjadi catatan dalam seleksi nantinya," jelasnya.
Selain itu dia juga mengatakan, saat ini sudah ada 14 nama. Ada urutan-urutan seleksi yang dilalui oleh para calon anggota Bawaslu. Dan akhirnya nanti adalah seleksi wawancara.
Baca Juga :MUI Madina Larang Perias Pengantin Lawan Jenis, Fatwa Tengah Disusun
"Dalam seleksi wawancara nanti, Panitia seleksi harus bisa benar-benar selektif menentukan. Masyarakat juga harus bereaksi jika memang akhirnya nama-nama yang lulus seleksi adalah orang-orang yang pernah melakukan pelanggaran," ungkap mantan Direktur LBH Medan 2009-2012.

Bawaslu Karo Nyatakan Pilkada 2024 Sukses

Pilkada Madina Janggal dan Banyaknya Kejadian Khusus di Natal

Tim “On Ma” Lapor ke Bawaslu Terkait Dugaan “Money Politics” Dan ASN Tidak Netral

Viral Di Medsos, Diduga Ada Perbedaan Suara C1 Plano Dengan Rekapan Diduga Saksi Di Siabu

Ahli Hukum Tata Negara: KPU Madina Buka Ruang yang Tak Memberikan Kepastian Hukum Dalam Pilkada
