Dana Desa Batang Gadis Jae Madina Tahun 2023 Bakal Tak Cair, Ini Penyebabnya

Warga desa mengaku merasa cemas lantaran pihak Badan Permusyawaratan Desa (BPD) masih ada perselisihan dengan Pj kepala desa mereka Paryati Ningsih Daulay.
Perselisihan itu dipicu atas pengangkatan Paryati Ningsih Daulay sebagai Pj kepala desa di Desa Batang Gadis Jae, sebab sebahagian warga menolak waktu lalu.
Baca Juga:
Kabarnya sekarang, dengan adanya penolakan itu ternyata berbuntut pada berkas pengajuan permohonan pencairan dana desa yang tidak ditandatangani oleh BPD di desa itu. Sehingga pemerintahan desa belum menyerahkan berkas ke Pemerintah Kabupaten Madina.
Ketua BPD Batang Gadis Jae Mawardi mengatakan persoalan itu memang benar adanya. Akan tetapi ia mengaku belum bersedia terlalu jauh memeberikan keterangan terkait belum tertandatangani berkas permohonan pencairan dana desa tersebut hingga saat ini.
"Iya betul, tapi maaf mohon jangan dipublikasikan dulu," katanya Rabu (14/6/23), ketika dihubungi melalui sambungan selulernya.

Tak Dikerjakan Tepat Waktu, Inspektorat Labura akan Periksa Proyek Jembatan Desa Pematang

Proyek Jembatan Desa Pematang Menyebrang ke Tahun 2025, Kadis PMD: Kembalikan Anggarannya ke Kas Desa

Bantah Berselingkuh, Kades Kampung Sawah : Kami Berempat di Dalam Mobil

Warga Kampung Sawah Grebek Kades Bersama Selingkuhannya

Marak Galian C Diduga Ilegal, Kades Pematang Labura : Tangkapkan Terus.
