Masyarakat Singkuang I Pilih Menginap Walaupun Diterima Bupati Madina Gegara Tak Ada Kata Sepakat

"Saya bukan tidak mau turun ke Singkuang I, atau tak perduli dengan masyarakat di sana. Perwakilan saya, sudah berulang kali turun dan berusaha menyelesaikan perselisihan tersebut," ucap Bupati.
Baca Juga:
Sukhairi pun mengaku dirinya tak pernah diam untuk menyelesaikan permasalahan hak lahan kemitraan masyarakat Singkuang I. Bahkan dia pun berulang kali ikut dalam mediasi dengan pihak PT. Rendi Permata Raya.
"Bahkan ada permintaan dari masyarakat Singkuang I untuk meminta 200 hektare dari dalam HGU. Saya pun coba bernegosiasi langsung dengan pemilik perusahaan. Alhamdulillah permintaan dari masyarakat direalisasikan dan disetujui 200 hektare," ungkap Bupati di hadapan masyarakat Singkuang I.
Namun, ungkapan Bupati ini pun tak bisa memuaskan masyarakat Singkuang I. Mereka tetap meminta sebesar 50% dari dalam HGU yaitu sebesar 300 hektare. Sehingga masyarakat pun memilih kembali untuk mundur dan merapatkan apa yang disampaikan oleh Bupati.

Pilkada Serentak 2024, Ketua DPRD Madina Soroti Tingkat Kehadiran Pemilih Rendah

Terkait Laporan Tim ONMA, KPU Siap Laksanakan Apapun Keputusan Bawaslu

Bupati dan DPRD Madina Tandatangani Nota Kesepakatan KUA-PPAS APBD 2025

Warga Desa Pantiluban Siap Menangkan 60 % Harun-Ichwan

Harun Mustafa Nasution : Pemuda Harus Mampu Berkontribusi Untuk Pembangunan Daerah
