Tertimbun Longsor, Jalur Pantai Barat Madina Belum Bisa Dilewati

- Selasa, 26 Desember 2023 15:37 WIB
Tertimbun Longsor, Jalur Pantai Barat Madina Belum Bisa Dilewati
Istimewa

bulat.co.id -MADINA | Longsor yang terjadi di Aek Inumon II, Kelurahan Tanobato, Kecamatan Panyabungan Selatan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), masih dalam proses pembersihan. Hingga saat ini, jalur menuju Pantai Barat Madina maupun sebaliknya belum bisa dilewati.

Advertisement

"Belum (bisa dilewati), masih proses pembersihan," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Madina Mukhsin Nasution, Selasa (26/12/23).

Mukhsin mengatakan sejumlah alat berat telah dikerahkan ke lokasi sejak peristiwa longsor itu terjadi. Sejauh ini, petugas terus berupaya untuk membersihkan material longsor yang menutupi jalan.

"Ini hari kelima kita bersihkan. Pemkab Madina sudah menurunkan alat berat mulai dari hari pertama sampai hari kelima, hari keempat kemarin kita Pemkab Madina sudah menurunkan lima alat berat empat ekskavator dan satu beko loader, yang terdiri dari alatnya PU provinsi dan PU kabupaten," ujarnya.

Dia menyebut awalnya ada dua titik longsor yang cukup parah, yakni di Aek Inumon I dan Aek Inumon II. Untuk longsor di Aek Inumon 1, kata Mukhsin, material longsor sudah dibersihkan dan telah bisa dilewati, sedangkan longsor di Aek Inumon II masih dalam proses pembersihan.

"Di Aek Inumon I sudah selesai, sudah bisa dilewati. Aek Inumon II ini belum, kami masih berupaya keras," pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, sejumlah titik longsor terjadi di Kelurahan Tanobato. Akibat dari peristiwa itu, jalan provinsi lintas Kayu Laut-Natal tak bisa dilalui oleh kendaraan.

Mukhsin mengatakan bencana itu terjadi pada Jumat (22/12/23) malam. Mulanya, pihaknya mendapat informasi ada genangan di hulu sungai, tetapi setelah dicek ternyata terjadi longsor.

"Pertamanya kami dapat info Sungai Aek Singolot mengalami penyusutan debit air, sehingga warga khawatir datangnya banjir. Setelah ditelusuri ternyata itu tak ada," kata Mukhsin, Sabtu (23/12/23).

"Rupanya tanah longsor yang terjadi setidaknya di tiga titik, yaitu daerah, Sungai Aek Inumon I, Aek Inumon II, dan permandian air panas. Ini memang akibat curah hujan tinggi," sambungnya.

Dia mengatakan sejak longsor itu para pengendara tidak bisa melewati jalur yang ditutupi material longsor tersebut. Setelah kejadian, pihaknya pun langsung menerjunkan alat berat ke lokasi kejadian.

"Ya imbauan kami pengguna jalan yang hendak ke daerah Pantai Barat agar menahan diri dulu (tak melintasi jalur). Ini kami sedang berusaha untuk membersihkan material dulu," tutupnya.

Baca Juga:
Editor
: Hendra Mulya
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru