Kenang Perjuangan Ibu, Bacaleg DPR RI Dapil Sumut II Tri Novi Khairani Sitorus B.A Ajak Pelajar Nobar Film Air Mata di Ujung Sajadah
bulat.co.id -LABUHANBATU | Mengenang perjuangan seorang ibu, Bacaleg DPR RI Dapil Sumut II, dari Partai Golkar, Tri Novi Khairani Sitorus B.A mengajak siswa - siswi nonton bareng (Nobar) film 'Air Mata di Ujung Sajadah'.
Kegiatan nobar ini dilaksanakan di Cinema XXI, Suzuya Rantauprapat, Jalan SM Raja, Labuhanbatu, Rabu (20/9/23) kemarin.
Baca Juga:
- Unjukrasa di Kantor Gubernur dan Polda Sumut, BEM SI Desak Robohkan Diskotek Blue Night
- Sabam Raja Guguk Sumbang Korban Bencana Hidrometeorologi Melalui DPC Gerindra Madina
- Kuliah Umum Fakultas Hukum UNPRI: Kepala BKN RI, Prof. Zudan Ajak Mahasiswa UNPRI Jaga Toleransi dan Bangun Birokrasi Cerdas Menuju Indonesia Emas
Bacaleg DPR RI Dapil Sumut II, dari Partai Golkar, Tri Novi Khairani Sitorus B.A mengatakan, film Air Mata di Ujung Sajadah ini sangat menginspirasi, dimana film ini menceritakan perjuangan seorang ibu terhadap anaknya.
Baca Juga :Tangani Stunting, 1 Kelurahan dan 3 Desa di Panai Hilir di Cek Polres Labuhanbatu
"Jujur saya pun menangis ketika melihat film Air Mata di Ujung Sajadah, karena saya mengingat perjuangan ibu saya saat membesarkan saya dan mendidik saya melalui banyak pengorbanan," ujar Bacaleg DPR RI Dapil Sumut II, dari Partai Golkar, Tri Novi Khairani Sitorus B.A, Jumat (22/9/23).
"Kita bisa belajar nilai moral seorang perempuan dimana ketika kita menjadi seorang ibu. Rasa sayang dan cinta kalian serta rasa terimakasih kalian kepada ibu kalian," sambungnya.
Hadi dalam nonton bareng ini, Irfan Harahap, Wakasek SMA Swasta Bhayangkari Rantauprapat, siswa - siswi SMA Negeri 1 Rantau Selatan, SMAN 1 Rantau Utara, SMK N 1 Rantau Utara, SMAN 3 Rantau Utara, OPDIS & MPK Negeri 3 Rantau Utara, SMAN 2 Rantau Utara.
Film ini banyak jadi pembicaraan karena berhasil menguras air mata penonton.
Film yang disutradarai oleh Key Mangunsong ini diadaptasi dari sebuah novel Karya Asma Nadia yang berjudul sama dengan filmnya.
Menariknya lagi film ini dimainkan oleh aktor-aktor ternama Indonesia seperti Titi Kamal dan Citra Kirana.
Film ini menceritakan seorang ibu bernama Aqila (Titi Kamal) yang terpisah dengan anaknya selama 7 tahun. Diketahui anak tersebut hasil dari pernikahannya yang tak direstui oleh sang ibu, Halimah (Tutie Kirana).
Unjukrasa di Kantor Gubernur dan Polda Sumut, BEM SI Desak Robohkan Diskotek Blue Night
Sabam Raja Guguk Sumbang Korban Bencana Hidrometeorologi Melalui DPC Gerindra Madina
Kuliah Umum Fakultas Hukum UNPRI: Kepala BKN RI, Prof. Zudan Ajak Mahasiswa UNPRI Jaga Toleransi dan Bangun Birokrasi Cerdas Menuju Indonesia Emas
HMI Sumut Desak Polda Berantas Lokasi Perjudian di Pasar 7 Marelan: Aseng Kayu Diduga Sebagai Pengelola
Sejumlah Sekolah di Langsa Masih Menunggu Penyaluran Program Makanan Bergizi Gratis