Sosok Faisal Basri Dimata Ekonomi Bahana TCW Investment Management, Budi Hikmat

- Kamis, 05 September 2024 14:00 WIB
Sosok Faisal Basri Dimata Ekonomi Bahana TCW Investment Management, Budi Hikmat
Antara

Faisal Basri meninggal dunia pada tanggal 5 September 2024 di RS Mayapada, Kuningan, Jakarta.

Advertisement

Ia lahir di Bandung pada tanggal 6 November 1959 dan menyelesaikan pendidikan sarjananya di Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia. Ia juga meraih gelar Master of Arts di bidang ekonomi di Vanderbilt University, Nashville, Tennessee, Amerika pada tahun 1988.

Baca Juga:

Keponakan dari mantan Wakil Presiden RI Adam Malik ini memulai karir sebagai pengajar di Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia untuk mata kuliah Ekonomi Politik, Ekonomi Internasional, Ekonomi Pembangunan, dan Sejarah Pemikiran Ekonomi.

Sebelumnya, dalam sebuah diskusi publik, Faisal Basri menyatakan bahwa tujuan pembangunan adalah untuk meningkatkan kualitas manusia, bukan hanya berapa kilometer jalan yang dibangun.

"Pembangunan itu kan ujung-ujungnya adalah meningkatkan kualitas manusia, bukan berapa kilometer jalan yang dibangun, tapi manusianya itu berkualitas (atau) tidak," katanya.

Menurutnya, salah satu indikator peningkatan kualitas manusia adalah tingkat harapan hidup yang lebih panjang. Namun, hal itu dinilai belum terwujud sepanjang pemerintahan Joko Widodo.

Faisal juga menyebutkan bahwa bantuan sosial (bansos) belum dijadikan mekanisme terpadu dalam pengelolaan ekonomi menjadi jaring pengaman sosial.

Tidak hanya sebagai seorang ekonom senior, Faisal Basri juga dikenal sebagai sosok yang berani menyuarakan kritik dan pandangan yang tajam terkait dengan kebijakan publik.

Pernyataan dan kiprahnya telah memberikan banyak kontribusi dalam dunia ekonomi Indonesia. Semoga Faisal Basri diberikan tempat yang layak di sisi Allah SWT.

Editor
:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru