Efek Resesi Seks di Korsel, Klinik Anak di Bagian Selatan Tutup

bulat.co.id - Efek 'resesi seks' di Korea Selatan makin ngeri. Satu dari 10 klinik anak kini telah tutup imbas angka kelahiran rendah.
Baca Juga:
Laporan yang dirilis Health Insurance Review and Assessment Service menunjukkan jumlah klinik anak menurun menjadi 456 di Seoul tahun lalu. Menyusut hingga 12,5 persen dari 521 klinik di 2017.
"Klinik anak sulit dioperasikan lagi," jelas Lim Hyun-taek, Ketua Asosiasi Dokter Anak Korea, dikutip dari detikcom, Kamis (25/5/23).
Ini juga berimbas pada praktik dokter anak. Dibandingkan dengan departemen kedokteran lain, pediatri hanya menerima biaya janji dokter lantaran tidak ada biaya tambahan di luar yang ditanggung oleh asuransi kesehatan.
Lim menyebut biaya untuk menemui dokter anak di Korea hanya dikenakan biaya lima persen dari yang diterapkan di Amerika Serikat. Bahkan lebih rendah daripada Kamboja dan China.

Sat Narkoba Polres Sergai Ciduk Anak Medan Diduga Pengedar Ekstasi

KSR-PMI Unit UNSAM Bantu Upaya Pencegahan Stunting di Desa Terisolir

RSU Melati Perbaungan Sergai Buka Praktek Poli Dokter Spesialis Anak dan Jantung

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Sergai Datangi Unit PPA Sat Reskrim Pertanyakan Dugaan Kasus Persetubuhan Terhadap Anak

Anak -anak di Pemalang Manfaatkan Daun Pisang Untuk Payung Saat Hujan Tiba
