Gawat! Pensiunan Jenderal IDF Sebut Israel Bisa Hancur dalam Setahun Perang Lawan Hamas-Hizbullah

Brik menyatakan kalau Menteri Keamanan Israel, Yoav Gallant tampaknya mulai menyadari kebenaran itu.
Hal itu sebagaimana diungkap dalam sebuah artikel yang diterbitkan oleh surat kabar Israel, Haaretz, kalau Israel dalam bahaya besar jika terus melanjutkan perang di berbagai front saat ini.
Baca Juga:
"Jika perang regional meletus karena kegagalan mencapai kesepakatan di Gaza, Israel akan berada dalam bahaya yang mengancam," kata Brik dikutip Al Mayadeen dari lansiran Haaretz.
"Sebagian besar pernyataan muluk Gallant tentang tujuan perang di Gaza belum tercapai," tambahnya.
Setelah pasukan pendudukan Israel memasuki Kota Gaza, Gallant mengklaim mereka akan "menguasai kota dan terowongannya serta mengalahkan Hamas," sebuah target yang menurut Brik "masih jauh dari jangkauan."
Lebih jauh, Brik menggarisbawahi kalau Gallant juga mengklaim, selama serangan di Khan Younis di Gaza selatan, bahwa pemimpin Hamas Yahya Sinwar sendirian di terowongan dan telah kehilangan kendali atas anak buahnya.
Pernyataan itu juga tidak benar, katanya.

Kisruh Desa Gunung Tua Julu, Camat Panyabungan Tegaskan Tak Akan Pernah Keluarkan Rekomendasi Pergantian Perangkat Desa

Tingkatkan Kompetensi Perangkat Desa, Pemkab Sergai Gelar Bimtek Pertanggungjawaban Keuangan

Israel Kian Brutal Serang Rumah Sakit di Gaza, 42.800 Orang Dilaporkan Meninggal

Hizbullah Bombardir Tel Aviv dan Haifa, Israel Umumkan Keadaan Darurat, Bandara Ditutup

Agresi Israel di Lebanon: Hampir 400 Ribu Orang Memasuki Suriah
