Jurnalis Perancis Ditahan Otoritas Ethiopia Gegara Dicurigai Berkonspirasi Untuk Menciptakan Kekacauan

Ilustrasi
bulat.co.id - ADDIS ABABA | Dinas keamanan Ethiopia telah menahan seorang jurnalis Perancis yang sedang bertugas sebagai tim pemberitaan di negara tersebut.Antoine Galindo, warga negara Perancis, seorang reporter untuk situs berita Africa Intelligence yang berbasis di Paris, ditahan oleh pasukan keamanan dengan pakaian sipil pada tanggal 22 Februari.
Dilansir dari DW (27/2/24), kelompok Indigo Publications, penerbit Africa Intelligence, menyerukan agar
reporter tersebut segera dibebaskan.
Galindo hadir di hadapan hakim pada tanggal 24 Februari, atas tuduhan berkonspirasi dengan dua kelompok bersenjata untuk memicu kerusuhan di ibu kota, kata pengacara Galindo kepada Komite Perlindungan Jurnalis, sebuah organisasi nirlaba yang bekerja untuk menegakkan kebebasan pers di seluruh dunia.
Pengacara Galindo mengatakan polisi belum memberikan bukti substantif yang mendukung tuduhan mereka.
Galindo juga belum didakwa dan pengadilan mengatakan dia akan ditahan hingga 1 Maret, tanggal yang dijadwalkan untuk hadir di pengadilan berikutnya.
Jurnalis tersebut ditahan di Hotel Skylight Ethiopia di ibu kota Addis Ababa saat mewawancarai pejabat politik Front Pembebasan Oromo (ORF), sebuah partai yang diakui secara hukum di Ethiopia, kata pengacaranya.
Pejabat politik itu juga ditahan.
Galindo tiba di Addis Ababa pada 13 Februari untuk meliput pertemuan puncak Uni Afrika serta berita di negara tersebut.
Dia telah memberi tahu pihak berwenang Ethiopia tentang penugasannya dan memiliki visa untuk bekerja di sana, kata Indigo Publications.
Ethiopia adalah negara dengan jumlah pemenjaraan jurnalis terburuk kedua di Afrika Sub-Sahara, dengan setidaknya delapan jurnalis berada di balik jeruji besi per 1 Desember 2023, menurut perhitungan terbaru CPJ.
Baca Juga:Mereka mengatakan jurnalis tersebut ditahan karena dicurigai melakukan konspirasi untuk menciptakan kekacauan di Ethiopia.
Editor
: Hendra Mulya
Tags
Berita Terkait

Tahun 2025, Dinas Kesehatan Madina Targetkan Capaian Pemberantasan TBC Capai 90%

Jika Akan Difungsikan, Pedagang Minta Fasilitas Pasar Ex Bioskop Tapanuli Diperbaiki

Afrianus, Bocah Yatim Piatu yang Diamputasi Butuh Bantuan Para Dermawan

Mantan Plt. Bupati Labuhanbatu Ellya Rosa Siregar Mewariskan Masalah, Pengangkatan 2 Pejabat Tabrak Perpres dan Pertek BKN

Ketua KUB Mekar Bantah Tudingan Telah Memindah Tangankan Kapal Bantuan yang Diterima Kelompoknya

Kadis Perindag Mabar Absen Dari Panggilan Penyidik, Besok Dipastikan Hadir
Komentar