Viral Aksi Kawin Tangkap Disumba Barat Daya, Ini Penjelasannya
bulat.co.id -MEDAN | Video aksi kawin tangkap atau kawin paksa wanita di Sumba Barat Daya kembali viral di media sosial.
Kali ini, aksi kawin tangkap - paksa ini terjadi di Waimangura, Kecamatan Wewewa Barat, Kabupaten Sumba Barat.
Sejumlah pemuda menangkap dan menggotong seorang wanita, kemudian memuatnya ke dalam mobil pick up.
Baca Juga:
Merujuk pada buku "Masyarakat Sumba dan Adat Istiadatnya" yang ditulis oleh Oe. H. Kapita, kawin tangkap adalah tahap awal dalam proses peminangan perempuan dalam adat masyarakat Sumba. Dalam istilah adat, cara peminangan ini disebut "piti rambang" atau ambil paksa.
Baca Juga :Terbukti Lakukan Penganiayaan, Mario Dandy Dikenakan Bayar 25 M
Biasanya, kedua belah pihak telah merencanakan dan menyetujui proses ini terlebih dahulu. Proses ini melibatkan simbol-simbol adat, seperti mengikat kuda atau meletakkan emas di bawah bantal sebagai tanda bahwa prosesi adat sedang berlangsung.
Perempuan yang akan ditangkap sudah mempersiapkan diri dengan berdandan dan mengenakan pakaian adat lengkap.Calon mempelai pria akan menunggang kuda dan menangkap calon mempelai perempuannya di lokasi yang telah disepakati bersama.
Setelah ditangkap, pihak orang tua calon mempelai laki-laki memberikan satu ekor kuda dan sebilah parang Sumba sebagai tanda permintaan maaf serta untuk mengabarkan bahwa anak perempuannya akan menetap di rumah pihak laki-laki.
Polres Sumba Timur Bekuk Dua Pelaku Curat dan Curanmor Antar Kabupaten
Patroli Presisi Polres Sumba Timur, Ciptakan Rasa Aman dan Nyaman Untuk Masyarakat
Personel Bhabinkamtibmas Polres Sumba Timur Problem Solving Pengeroyokan di Wangga
Lanjutan Kunker ke Mako Polsek, Kapolres Sumba Timur Ajak Warga Cegah Karhutla dan Bersinergi Jaga Kamtibmas
Polres Sumba Timur Ajak Masyarakat Cegah Karhutla