Culik Warga Lhokseumawe, Pelaku Minta Uang Tebusan Rp 70 Juta
Korban bernama Syarbani (45) diculik oleh sekelompok orang
yang menggunakan senjata jenis airsoftgun.
Baca Juga:
- Mahasiswa KKN Kemanusian Kelompok 14 UNSAM - UNY Memperingati Isra Mi'raj, Upaya Pemulihan Trauma Masyarakat Pasca Bencana di Desa Tanjung Lipat 1
- Hijaukan Harapan, Tutup Luka Trauma: Aksi Kemanusiaan Kelompok 16 KKN Unsam–UNY di Seuneubok Aceh Pasca Banjir Bandang
- Ruang Tumbuh Bersama, KKN Kemanusiaan UNSAM × UNY Hidupkan Sapta Marga Pasca Banjir
Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe, Iptu Ibrahim mengatakan
peristiwa penculikan itu terjadi pada Rabu (5/7/23) lalu. Aksi penculikan itu
diketahui adik korban setelah dihubungi oleh Syarbani dan mengatakan kalau
dirinya menjadi korban penculikan.
Baca Juga :Jaringan Narkoba Labuhanbatu Dibongkar, Polisi kembali Amankan Seorang Bandar
"Korban menghubungi adiknya dengan menggunakan
nomor orang lain dan memberitahukan bahwa korban disandera dan disiksa oleh
pelaku. Korban juga meminta agar disiapkan uang Rp 70 juta kepada adiknya.
Kalau tidak, maka korban akan dihabisi," kata Ibrahim kepada wartawan, Jumat
(21/7/23).
Usai dihubungi korban, sang adik langsung membuat
laporan ke Polres Lhokseumawe. Polisi yang mendapat laporan langsung melakukan
penyelidikan.
Mahasiswa KKN Kemanusian Kelompok 14 UNSAM - UNY Memperingati Isra Mi'raj, Upaya Pemulihan Trauma Masyarakat Pasca Bencana di Desa Tanjung Lipat 1
Hijaukan Harapan, Tutup Luka Trauma: Aksi Kemanusiaan Kelompok 16 KKN Unsam–UNY di Seuneubok Aceh Pasca Banjir Bandang
Ruang Tumbuh Bersama, KKN Kemanusiaan UNSAM × UNY Hidupkan Sapta Marga Pasca Banjir
Ruang Tumbuh Bersama, KKN Kemanusiaan UNSAM × UNY Hidupkan Sapta Marga Pasca Banjir
Kasat Reskrim Polres Binjai Diduga Tutup Mata, FPMSU Desak Polda Tindak Tegas Lokasi Judi di Binjai