Kasus Penggelapan di Polres Samosir, AKP Natar: Pelaku Diduga 5 Orang dan Sedang Dalam Penyelidikan
Kasus Penggelapan di Polres Samosir, AKP Natar: Pelaku Diduga 5 Orang dan Sedang Dalam Penyelidikan

Foto: Istimewa
Halaman depan Polres Samosir.
Baca juga:Disaat Pelantikan Istri Terbit Rencana, KPK Datangi Kantor Dinas PUPR dan PDAM Tirta Wampu di Langkat
Mengetahui kasus tersebut terungkap, Bripka AS kemudian nekat mengakhiri hidupnya dengan minum racun sianida. Bripka AS ditemukan tewas di Kelurahan Siogung Ogung, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, pada hari Senin (06/03/2023) kemarin.
"Hasil autopsi dan isi lambung yang dibawa ke Labfor, bahwa meninggalnya almarhum Bripka AS akibat dari racun sianida. Kasusnya sedang dalam proses penyelidikan dan penyidikan," ungkapnya.
Informasi yang diperoleh, empat pegawai dari Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) kini berubah nama menjadi Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sumatera Utara yang diduga terlibat dalam penggelapan uang pajak kendaraan bermotor (PKB) yang dilakukan oknum Sat Lantas Polres Samosir, Bripka AS, dengan total uang yang digelapkan itu mencapai Rp 2,5 miliar itu sedang dalam proses pemeriksaan.
Keempat pegawai BP2RD saat ini sedang dimintai keterangan pihak penyidik Sat Reskrim Polres Samosir.
Editor
:
Tags
Berita Terkait

Kapoldasu Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto SIK MH Dukung Kinerja Bank Sumut

Begini Cara Keluar dari WhatsApp Group Tanpa Ketahuan

Tips Mengatasi Kecanduan Gadget Pada Anak

Kompolnas Lakukan Pengawasan Pengaman Pemilu Serentak di Wilayah Polda Kalsel

Tragis, Rosmalina Pasaribu Baru Lulus Bidan P3K, Tewas Kecelakaan di Tol Medan-Tebingtinggi Bareng Suami, Anak, dan Mertua

Sebulan, Polda Sumut Ringkus 1.467 Tersangka Narkoba dan Ratusan Kilo Narkotika
Komentar