Kelakuan Jaksa di Batubara, Peras Terdakwa Narkoba Kini Dicopot Usai Diadukan Minta Rp 25 Juta

Kantor Kejari Batubara
bulat.co.id - Kelakuan busuk jaksa di Kejari Kabupaten Batubara, Sumut, terkuak. Jaksa bernama Yunitri, itu terbukti melakukan pemerasan terhadap terdakwa kasus narkoba, Rudi Hartono.Yunitri disebut sempat meminta uang Rp 25 juta dengan janji bisa meringankan hukuman.
"Dia (Yunitri) mendapatkan sanksi pencopotan jabatan jaksanya. Jadi dia tidak bisa bersidang, dia tidak JPU lagi," kata Kasi Penkum Kejati Sumut Yos A Tarigan, Selasa (30/1/2024).
"Dia (Yunitri) menyalahi prosedur kode etik penanganan perkara atau melakukan pelanggaran makanya dikenakan sanksi dicopot," sebutnya.
Yos pun membenarkan bahwa Yunitri menyalahi prosedur atas aduan terdakwa kasus narkoba, Rudi Hartono beberapa waktu lalu.
"Iya benar," ucapnya.
Di lain pihak, Thomy Faisal Pane selaku Kuasa Hukum Nurhafni yang merupakan istri Rudi Hartono mengungkapkan aduan yang dibuatnya ke Kejati Sumut.
"Kami buat aduan atas kasus pemerasan yang dilakukan Yunitri terhadap terdakwa Rudi Hartoni, pada Juni tahun lalu," ujarnya.
"Dalam aduan itu, Yunitri meminta uang Rp 25 juta dengan janji ingin meringankan hukuman Rudi. Lalu, karena prosesnya mandek, saya laporkan lagi ke Kejagung. Tapi terakhirnya, dia mengembalikan uang itu memang," tambahnya.
Baca Juga:Yos menerangkan sanksi itu berdasarkan hasil pemeriksaan bidang Pengawasan Kejaksaan.
Tags
Berita Terkait

Tim Satgas Peredaran Rokok Ilegal di Mabar Dapat Suntikan Dana 1 Miliar Dari Kemenkeu

Ketua KONI Sergai soroti Kontroversi Wasit dan Panitia Turnamen Inalum 2025

Kepala Kejaksaan Negeri Mandailing Natal Melantik 3 Pejabat Eselon IV pada Kejaksaan Negeri Mandailing Natal

75,4 Kg Ganja dan 249,67 gram Sabu Dimusnahkan Kejari Madina

Tim Hukum Desak Kejari Mabar Periksa Sekda Hans Sodo dalam Kasus Bantuan Mesin Genset di Golo Sepang

Perkara Masuk Rumah Tanpa Izin Masih Bergulir, Kejari Tebing Tinggi sebut Polres sempat Tak Kunjung Kirim Berkas
Komentar