Keluarga Sempat tak Terima, Polisi Pastikan Mahasiswa Taput Tewas Bunuh Diri di Bali

Polisi kemudian memanggil ahli kunci karena pintu dan jendela kamar yang terkunci dari dalam. Setelah dibuka paksa, ternyata Aldi sudah tewas tergantung di depan pintu kamar kosnya.
Baca Juga:
Bambang mengungkapkan pintu kamar kos terasa berat ketika didorong untuk dibuka. "Jadi di depan pintu itu korban tergantung di atas, kemudian didorong menuju ke dalam sehingga kita bisa masuk ke dalam, itu cukup berat," jelas Bambang.
Jenazah Aldi saat itu ditemukan tengah terlilit tali pada bagian leher. Selain menemukan jenazah Aldi yang sudah tergantung, polisi juga menemukan ada galon di bawah kaki.
"Dapat kami sampaikan, dari olah TKP bahwa yang bersangkutan memang beberapa hari tidak keluar dari kosnya," ungkap Bambang.
Kasus ini sempat ramai setelah keluarga korban tak terima dengan kematian Aldi. Mereka sempat menyebut Aldi tewas karena dibunuh. Bahkan postingan sang kakak di media sosial sempat viral
Pihak keluarga kemudian meminta autopsi di RS Bhayangkara Medan.
Hasil Autopsi RS Bhayangkara Medan
Kini, hasil autopsi juga sudah disampaikan seiring dengan konferensi pers yang digelar di Polrestabes Denpasar siang tadi.
"Jadi dari semua yang kami lakukan pemeriksaan, kami berkesimpulan bahwasanya korban meninggal akibat mati gantung," kata dokter Instalasi Forensik RS Bhayangkara Medan, Ismurrizal, saat konferensi pers di Mapolresta Denpasar, Rabu (13/12/2023).
Ismurrizal mengatakan pihaknya sebelumnya memang mendapatkan kiriman jenazah Aldi dari Bali ke RS Bhayangkara Medan. Instalasi Forensik RS Bhayangkara Medan kemudian melakukan autopsi setelah peti jenazah dibuka.
Saat pemeriksaan, dokter forensik melihat jenazah Aldi memang sudah mengalami proses pembusukan. Jenazah Aldi juga sudah dilakukan pengawetan menggunakan formalin.
"Dari hasil pemeriksaan saya dari ujung rambut sampai ujung kaki, kami hanya menjumpai jejas tali yang melingkar pada daerah leher dengan dijumpai daerah yang kosong pada bawah telinga kiri ya seperti huruf V. Artinya di situ adalah jejas ikatan dari tali tersebut," ungkapnya.
Tim forensik juga tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan selain jejas tali yang melingkar pada leher. Ia hanya menjumpai adanya pembesaran pada kantung buah zakar jenazah.

Sah! SMSI Tapanuli Utara Dilantik, Darwin Nainggolan Jabat Ketua

Pegawai Akper di Taput Tewas Dibunuh Pasangan Sesama Jenis

Sekda Taput Bantah Jadi Pemeran Video Mesum Bareng ASN

Polisi Kantongi Video Diduga Pria Mirip Sekda Taput Mesum Bareng ASN

Pria di Taput Setubuhi Anak Kandung Sejak SD Sampai Lulus SMA
