Ciri-ciri Diabetes Bisa Diketahui Melalui Kulit

bulat.co.id - Diabetes menjadi penyakit yang banyak diantisipasi oleh banyak orang. Tidak hanya orang dewasa, bahkan anak-anak di Indonesia sudah banyak yang diklaim menderita Diabetes Tipe 1. Diabetes sebaiknya dicegah lebih dini.
Baca Juga:
Ada beberapa ciri kulit yang terkena diabetes. Berikut 12 kondisi kulit yang menjadi tanda diabetes, dikutip dari American Academy of Dermatology Association.
Baca Juga: 3 Ciri Anak Jika Kena Diabetes
1. Luka sulit sembuh
Jika Anda memiliki luka yang terbuka dan sulit sembuh, mungkin itu tanda diabetes. Sebab ketika diabetes, kadar gula darah meningkat dalam waktu yang lama.
Hal ini menyebabkan sirkulasi yang buruk pada tubuh dan merusak saraf. Akibatnya, tubuh jadi kesulitan untuk menyembuhkan luka, khususnya di kaki. Kondisi ini disebut ulkus diabetik.
2. Bintik cokelat di tulang kering
Dialnsir dari CNN Indonesia, Jumat (3/3/2023), tak hanya luka terbuka dan sulit sembuh, penderita diabetes juga mungkin memiliki kondisi kulit bintik-bintik cokelat di tulang kering atau disebut dermopati diabetik.
Biasanya, bintik atau terkadang garis agak pudar, sehingga tidak terlalu tampak dan tidak mudah disadari.
Jika disadari pun, banyak orang mengira hal ini merupakan bintik karena penuaan. Namun, bintik cokelat karena diabetes biasanya memudar dengan sendirinya setelah 18-24 bulan.
3. Kulit kering dan gatal
Umumnya, penderita diabetes memiliki kulit yang kering sebagai akibat dari kadar gula darah tinggi dalam tubuh. Selain kering, kulit juga mungkin terasa mudah gatal.
4. Bercak bersisik kuning di kelopak mata
Munculnya bercak bersisik kuning di kelopak mata atau disebut xanthelasma juga bisa menjadi tanda diabetes.
Penyebabnya sama, yaitu kadar gula darah yang tinggi. Meski ada juga yang terjadi karena kadar lemak tinggi dalam aliran darah.
5. Kutil
Kutil juga bisa menjadi ciri-ciri kulit diabetes. Kutil bisa muncul karena terlalu banyak insulin dalam darah. Hal ini merupakan gejala diabetes tipe-2.
Kendati begitu, kutil tidak berbahaya. Hanya saja, mungkin mengganggu penampilan karena biasanya kutil tumbuh menebal pada kulit yang biasanya muncul di area kelopak mata, leher, ketiak, dan selangkangan.
6. Bercak kuning, merah, dan cokelat di kulit
Jika Anda menemukan bercak kuning, merah, dan cokelat di kulit seperti jerawat yang bengkak dan mengeras, tetapi kadang aktif kadang tidak, bisa jadi ini merupakan tanda diabetes yang muncul pada kulit.
Secara medis, hal ini dikenal sebagai necrobiosis lipodica. Biasanya, tanda ini juga diikuti oleh kulit yang terasa kering, gatal, mengilat, dan pembuluh darah jadi mudah terlihat.
7. Bercak gelap di belakang leher
Kondisi kulit lain yang juga menjadi pertanda diabetes adalah bercak gelap di belakang leher atau acanthosis nigricans. Bercak gelap ini terasa seperti beludru.
Tak hanya di belakang leher, bercak gelap juga mungkin ditemukan di ketiak, selangkangan, dan area lain. Hal ini terjadi karena Anda memiliki insulin yang terlalu tinggi dalam darah.
8. Kulit keras dan menebal
Kondisi dengan istilah medis sklerosis digital ini biasanya ditemukan di jari tangan, kaki, punggung, bahu, leher, wajah, hingga dada. Ketika hal ini terjadi, kulit Anda seperti bengkak, kencang, kaku, dan sulit digerakkan.
Teksturnya seperti kulit jeruk. Hal ini terjadi karena seseorang mengalami komplikasi akibat diabetes atau diabetes yang sulit diobati.
9. Melepuh
Kulit yang melepuh biasa muncul di tangan dan kaki. Bedanya dengan kulit melepuh akibat terbakar, biasanya kulit lepuh yang menandakan diabetes tidak menyakitkan atau perih. Akan tetapi, kemunculannya tiba-tiba.
10. Infeksi kulit
Infeksi bisa jadi gejala diabetes pada kulit. Biasanya, infeksi kulit pada diabetes berupa panas, kulit bengkak yang menyakitkan, ruam gatal, lepuh kecil, kulit bersisik, hingga muncul cairan putih.
Letaknya bisa di mana pun, termasuk di antara jari kaki, kuku, hingga kulit kepala.
11. Benjolan kuning kemerahan
Umumnya benjolan kuning kemerahan ini dianggap sebagai jerawat, namun letaknya di bokong, paha, siku, hingga lutut. Kondisi ini disebut xanthomatosis erupsi.
Biasanya, benjolan ini muncul ketika kadar gula darah tinggi. Namun, bisa hilang ketika diabetes terkontrol dengan baik.
12. Benjolan merah
Studi menunjukkan penderita diabetes kemungkinan besar bisa menderita granuloma annulare atau benjolan merah di kulit yang datang dan pergi.
Namun, kondisi ini masih jadi pertimbangan di dunia medis, sehingga sebaiknya Anda melakukan pemeriksaan kadar gula darah ketika mengalami hal ini.

Menjaga Tubuh dari Obesitas untuk Kesehatan: Kiat dan Cara yang Perlu Dilakukan

Pakar Gizi Ungkap 2 Cara Atasi Anak Kecanduan Jajan Manis

Begini Ternyata Konsumsi Nasi yang Aman Bagi Penderita Diabetes, Cek Faktanya

Waspada Diabetes Jika Alami 7 Tanda Ini, Nomor 7 Paling Sering Terjadi

Kamu Harus Tahu, Ini 7 Sayuran yang Baik Bagi Penderita Diabetes
