Jangan Buru-buru Dihapus Dari HP, PeduliLindungi Masih Bermanfaat

Istimewa
PedliLindungi
Hal yang sama juga diungkapkan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Dia memastikan aplikasi itu akan terus digunakan. Menkes mengatakan bahwa mereka sudah menyiapkan payung strategi untuk integrasi satu data pemerintah.
"Di mana data ini akan masuk menjadi satu data, data kesehatan, data keuangan, data sosial, data sumber daya alam. Kami adalah subsektornya, kami bikin sistem Satu Sehat," katanya beberapa waktu yang lalu.
Sehingga semua fasilitas seperti puskesmas, klinik, apotek, hingga laboratorium harus mengintegrasikan datanya di program Satu Sehat. Termasuk Peduli Lindungi yang akan digunakan sistemnya pada program itu.
"Nanti PeduliLindungi akan kita transformasikan ke platform Satu Sehat, di mana teman-teman yang sudah punya bisa download dan pakai. Cuma fungsinya tidak hanya untuk vaksin dan scanning saja, tapi bisa tahu imunisasi anak kita apa saja, misalnya cek darah di laboratorium contohnya Prodia bisa masuk datanya ke situ," kata Budi.
Bahkan ketika general check up, datanya bisa masuk dalam program itu, termasuk data rekam seperti CT Scan, MRI, resep obat, hingga kegiatan masyarakat.
"Kalau kita pakai Apple Watch atau Samsung Watch masuk sehingga terintegrasi dan menjadi milik individu," katanya.
Editor
:
Tags
Berita Terkait

Berprestasi, NTT Terima Penghargaan dari Kemenkes RI

Begini Cara Keluar dari WhatsApp Group Tanpa Ketahuan

Tips Mengatasi Kecanduan Gadget Pada Anak

Tragis, Rosmalina Pasaribu Baru Lulus Bidan P3K, Tewas Kecelakaan di Tol Medan-Tebingtinggi Bareng Suami, Anak, dan Mertua

Waspada! Covid-19 Varian JN.1 Sudah Menyebar di Indonesia, Ini Himbauan Kemenkes

Sebulan, Polda Sumut Ringkus 1.467 Tersangka Narkoba dan Ratusan Kilo Narkotika
Komentar