Kriminalitas Online Berpotensi Meningkat Tahun Ini, Masyarakat Diminta Waspada

Istimewa
Ilustrasi
Selanjutnya, 81% responden pernah bertransaksi menggunakan QR Code dan 89%-nya menggunakan QRIS dengan motivasi utama transaksi di kafe/restoran serta 35% dari responden mengaku frekuensi belanja online-nya meningkat dalam tiga bulan terakhir, lalu 45% mengaku tetap, dan hanya 20% yang menurun.
Dengan situasi tersebut, sebut Nur Islami Javad, maka yang harus dilakukan adalah mengamankan diri masing-masing dari berbagai celah keamanan. Masyarakat harus waspada, cermat, dan teliti dengan nomor ponsel masing-masing, terutama saat mengakses berbagai platform e-lifestyle tadi.
"Apalagi sekarang channel untuk semua keperluan makin mudah. Misal untuk fintech, crypto wallet sudah bisa transaksi sendiri atau di gerai minimarket yang sudah ada di semua penjuru negeri. Peluang semuanya jadi terbuka lebar. Tapi ingat, kita harus selalu waspada dengan risikonya," katanya.
Sementara itu, Pakar Hukum Teknologi Informasi dari Universitas Padjadjaran, bandung, Jawa Barat, Danrivanto Budhijanto, berpendapat, pandemi telah membuat rekognisi dan urgensi pelindungan data pribadi (PDP) menjadi sangat fundamental dan esensial bagi masyarakat Indonesia mutakhir.
Editor
:
Tags
Berita Terkait

Begini Cara Keluar dari WhatsApp Group Tanpa Ketahuan

Tips Mengatasi Kecanduan Gadget Pada Anak

Tragis, Rosmalina Pasaribu Baru Lulus Bidan P3K, Tewas Kecelakaan di Tol Medan-Tebingtinggi Bareng Suami, Anak, dan Mertua

Sebulan, Polda Sumut Ringkus 1.467 Tersangka Narkoba dan Ratusan Kilo Narkotika

Viral Sopir Bajaj Ngobrol Inggris dengan Bule, Mangkalnya di Monas

Heboh, Pria di Batu Bara Pamer Sabu di Tempat Umum
Komentar