3 Agustus, Film “Suzzanna Malam Jumat Kliwon” Tayang Di Bioskop

Menariknya, tidak hanya besarnya cinta seorang ibu yang diperlihatkan dalam
film "Suzzanna Malam Jumat Kliwon," melainkan juga cinta sejati yang masih ada
di dunia ini. Melihat banyaknya masalah percintaan di era saat ini, kisah cinta
Suzzanna dan Surya patut dijadikan refleksi bahwa cinta sejati itu masih ada,
meskipun maut telah memisahkan.
Perjanjian Surya dengan iblis di dalam film tersebut sempat mengundang tanya
para penonton karena ketidaklazimannya. Di sini, Surya memang terkesan gila dan
sulit diterima akal sehat, pada akhirnya penonton akan mengerti perbuatannya
tersebut hanya dilakukan atas dasar cinta.
Baca Juga :6 Sifat Sahabat Bikin Kesal dan Cara Mengatasinya
Tidak sampai di situ, Surya pun bersedia membantu Suzzanna untuk menolong sang
anak yang masih berada di rumah Raden Aryo. Padahal, jika dipikir kembali,
Surya tidak perlu membantunya karena sang anak bukan darah dagingnys.
Namun, Surya bersedia dan tidak memikirkan masalah itu. Pada akhir cerita pun
penonton akan dibuat takjub dengan sikap Surya yang memang mencintai Suzzanna
sebagai cinta terakhirnya.
Balutan komedi pelepas tawa
Tidak hanya horor mencekam khas Suzzanna, film tersebut juga menyajikan
adegan-adegan komedi yang siap mengocok perut. Hadirnya duo Hansip Japra (Adi
Bing Slamet) dan Rojali (Opie Kumis) menambah kelucuan di beberapa adegan film.
Penonton pun dapat rileks sejenak saat adegan komedi di dalam film muncul di
tengah adegan horor yang cukup menegangkan. Tidak hanya kelucuan dari duo
hansip tersebut, tetapi adegan komedi juga muncul di sela-sela percakapan
antara Suzzanna dan beberapa orang setelah dirinya berubah menjadi hantu.
Baca Juga:
Selain itu, adegan ikonik makan banyak ala sundel bolong Suzzanna pun turut
hadir dalam film "Suzzanna Malam Jumat Kliwon." Uniknya,
adeganSuzzanna makan banyak sate di film lawasnya, di film ini
adegan tersebut diubah menjadi makan bakso.
Setelah Suzzanna bangkit dari kematiannya, ia pun pergi ke desa untuk mencari
anaknya. Di tengah pencariannya, muncul tukang bakso (Ence Bagus) yang berusaha
menghindari Suzzanna.
Namun, Suzzanna yang jeli itu pun memberhentikan si tukang bakso dan memesan
porsi bakso dalam jumlah tidak wajar. Di sini, sekali lagu sutradara berhasil
membuat adegan pengocok perut dan bisa dikatakan sebagai adegan terbaik dari
film tersebut.
Sentuhan budaya khas Nusantara
Dengan latar tempat di Jawa Timur, film "Suzzanna Malam Jumat Kliwon"
menghadirkan sentuhan budaya lokal yang menarik. Jawa Timur memang sudah banyak
diangkat di sejumlah film, tetapi film tersebut cukup serius memperkuat budaya
Jawa Timur di dalam beberapa adegannya.
Misalnya saja dengan syukuran panen. Di adegan tersebut, terlihat beberapa
penari menarikan tarian khas Jawa Timur yang menandakan dimulainya musim panen.
Dahulu, masyarakat pedesaan di berbagai wilayah
Indonesia, Jawa Timur salah satunya, cukup sering mengadakan syukuran dan pesta
untuk menyambut musim panen. Hingga kini pun masih banyak masyarakat perdesaan
yang melakukan hal serupa sebagai bentuk ucapan syukur dan meminta keberkahan
atas panen mereka.
Di bagian pembukaan film pun terlihat bentuk budaya lainnya saat Surya
melakukan tanding dengan tangan kosong bersama seorang pria lainnya di atas
lumpur. Di sebagian daerah di Indonesia, pertandingan dengan tangan kosong di
atas lumpur juga dilakukan sebagai bentuk pertandingan dan simbolisasi dari
kejantanan seorang pria.
Tidak hanya itu, pelafalan percakapan dalam bahasa Betawi juga dihadirkan dalam
film tersebut. Meskipun berlatar di Jawa Timur, kehadiran duo hansip sebagai
penutur bahasa Betawi turut menyemarakkan sentuhan budaya di dalam film
tersebut.
Opie Kumis dan Adi Bing Slamet merupakan seniman Indonesia yang memiliki ciri
khas bertutur dengan bahasa Betawi. Boleh jadi pemilihan keduanya sebagai
penutur bahasa Betawi bukanlah suatu kesengajaan, tetapi hal tersebut justru
menambah keunikan film "Suzzanna Malam Jumat Kliwon" karena perpaduan budaya di
dalamnya.
Sementara itu, film "Suzzanna Malam Jumat Kliwon" disutradarai oleh Guntur
Soeharjanto dan diproduseri oleh Sunil Soraya. Film tersebut dibintangi oleh
sederet aktor dan aktris populer, antara lain Luna Maya, Achmad Megantara, Tyo
Pakusadewo, Selly Marcelina, Taskya Namya, Adi Bing Slamet, Opie Kumis, dan
Clift Sangra.
Film "Suzzanna Malam Jumat Kliwon" yang memiliki durasi sekitar 132 menit
tersebut dapat disaksikan di bioskop seluruh Indonesia mulai 3 Agustus 2023. (dhan/ant)

Marissa Haque: Petualangan Karier dari Aktris, Politisi hingga Akademisi

Alasan Film Indonesia Harus Disensor

Webtoon 'Pupus' Akan Dibuat Menjadi Film Animasi

Jangan Lewatkan Film 'Resident Evil: The Final Chapter' Malam Ini Bioskop Trans TV

Sinopsis Film Reprisal: Trauma Manager Bank Buru Perampok Sadis Yang Tewaskan Rekannya
