Dinkes Sumut Sarankan Hal Ini Ke Pecinta Hewan

bulat.co.id -MEDAN | Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumatera Utara (Sumut), menyampaikan beberapa saran kepada masyarakat pecinta hewan berkaitan dengan penyakit yang dapat berakibat fatal bagi diri sendiri maupun orang lain.
Salah satu penyakit
yang dimaksud adalah rabies. Kasus gigitan anjing rabies kini sangat meresahkan
masyarakat, sebab di sejumlah daerah terdapat warga meninggal akibat gigit
anjing rabies.
Baca Juga:
- Tahun 2025, Dinas Kesehatan Madina Targetkan Capaian Pemberantasan TBC Capai 90%
- Mantan Plt. Bupati Labuhanbatu Ellya Rosa Siregar Mewariskan Masalah, Pengangkatan 2 Pejabat Tabrak Perpres dan Pertek BKN
- Jelang Puncak Arus Mudik Nataru, Terminal Tipe A Kota Langsa Lakukan Pemeriksaan Kesehatan Pengemudi
Kepala Dinas Kesehatan Sumatera Utara (Kadiskes
Sumut), Alwi Mujahit Hasibuan, Senin (17/7), menyarankan agar masyarakat untuk
sementara agar tidak memelihara anjing. Jika pun harus memelihara, sebaiknya dilakukan
vaksin agar tidak membahayakan tuannya dan juga masyarakat sekitar.
"Untuk antisipasi, anjingnya yang diamankan, karena penularannya dari gigitan anjing. Harusnya kalau mau pelihara anjing harus divaksin," saran Alwi.
Baca Juga :Peredaran Sabu 36 Kg Digagalkan
Sebelumnya, Alwi mengatakan, ada 3.888 kasus gigitan bukan kasus positif rabies. Dalam hal ini kasus gigitan yang disebabkan oleh hewan-hewan yang diduga dapat menularkan virus rabies seperti digigit anjing, kucing atau kera yang belum tentu semua kasus gigitan tersebut mengandung virus rabies.

Tahun 2025, Dinas Kesehatan Madina Targetkan Capaian Pemberantasan TBC Capai 90%

Mantan Plt. Bupati Labuhanbatu Ellya Rosa Siregar Mewariskan Masalah, Pengangkatan 2 Pejabat Tabrak Perpres dan Pertek BKN

Jelang Puncak Arus Mudik Nataru, Terminal Tipe A Kota Langsa Lakukan Pemeriksaan Kesehatan Pengemudi

176 Calon Jamaah Haji Kota Langsa Jalani Pemeriksaan Kesehatan Tahap Dua

Benarkah Suplemen Kesehatan Aman? Fakta dan Tips Memilih yang Tepat
