Jelang 40 Tahun SMPK ST Gabriel, Doris Rihi Ajak Seluruh Alumni Memaknai Kembali Tujuan Pendidikan

- Senin, 17 April 2023 09:00 WIB

bulat.co.id - SMPK St. Gabriel Larantuka akan genap berusia 40 tahun tahun ini. Guna menyongsong momentum ini, SMPK St. Gabriel dan Panitia Penyelenggara menggelar kegiatan Jalan Santai/Colour Fun pada Sabtu, (15/04/2023).

Advertisement

Baca Juga:

Acara jalan santai ini dimulai dari TPI kelurahan Amagarapati Larantuka, menyinggahi Pasar Inpres Larantuka untuk melakukan orasi, pembacaan puisi, aksi drumband, dan pilih sampah serta penanaman pohon di Kantor Bank NTT Cabang Larantuka dan di rumah warga. Jalan Santai ini kemudian dilanjutkan menuju ke SMPK St. Gabriel Larantuka, untuk melangsungkan acara pembukaan kegiatan menjelang pancawindu SMPK St. Gabriel Larantuka.

Baca Juga: Kapolda NTT dan Rombongan Ikut Prosesi Semana Santa Jumat Agung, Kapolres Flotim Ucap Terima Kasih

Bupati Doris Alexander Rihi dalam sambutan ketika membuka kegiatan menjelang pancawidu ini mengatakan kehadiran seluruh pihak dalam kesempatan ini tentunya bermaksud untuk bernostalgia kembali dan sama-sama bisa bersilaturahmi, berinteraksi menceritakan kenangan yang lalu di lembaga pendidikan ini.

"Pendidikan ini tentu memiliki perjalanan yang panjang dari 1983 sampai sekarang memiliki cerita dan dasar pembentukan. Saya atas nama Pemerintah Daerah menyampaikan terima kasih atas keterlibatan gereja dalam membangun pendidikan di Kabupaten Flores Timur ini. Dan ini menjadi tanggung jawab kita bersama dalam membangun dunia pendidikan sesuai amanat peraturan perundang-undangan," ungkapnya.

Menurut Bupati, dalam membangun pendidikan yang ada, dihadapi berbagai macam tantangan yang ada, seperti kebutuhan sarana prasarana, murid yang awalnya sedikit sampai sekarang sangat besar.

Lanjutnya, Bupati mengungkapkan bahwa setiap alumni akan memiliki cerita masa lalu dan bila dipahami secara baik tentang makna dari pendidikan awal yang diterima adalah bahwa lembaga pendidikan itu tentu ingin menghasilkan setiap orang untuk menjadi pribadi yang jujur, disiplin, memiliki karakter, tutur kata yang baik, serta sikap dan tingkah laku yang baik.

"Oleh karena itu saat sekaranglah kita duduk bersama, kita dapat menceritakan, kita dapat kembali kepada nilai-nilai pendidikan yang ada. Kalau kita memahami secara baik makna hadirnya pendidikan maka semua kita berada dalam satu tatanan norma sopan santun, sosial budaya, sikap karakteristik, tutur bahasa, tingkah laku yang baik. Di mana saja, baik terhadap pandangan orang, ataupun melalui berbagai media dalam berinteraksi pasti sangat sopan. Itu tujuan utama dari pendidikan. Suasana ini saya juga ikut sangat bergembira, karena saya juga berdiri di sini juga hasil dari pendidikan," pesannya.

Editor
:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru