Buka Rakor Percepatan Penanggulangan Kemiskinan, Doris Rihi Tekankan Data yang Valid dan Akurat

Percepatan penanggulangan kemiskinan di Flores Timur
- Kamis, 01 Desember 2022 22:34 WIB
Buka Rakor Percepatan Penanggulangan Kemiskinan, Doris Rihi Tekankan Data yang Valid dan Akurat
Foto: Istimewa
Peserta kegiatan terdiri dari unsur perangkat daerah, para camat, unsur LSM/NGO dan BUMN/BUMD foto bersama
bulat.co.id - Masalah kemiskinan di Flores Timur masih menjadi salah satu persoalan mendasar yang menjadi perhatian pemerintah dari waktu ke waktu. Salah satu aspek penting untuk mendukung strategi penanggulangan kemiskinan adalah tersedianya data kemiskinan yang akurat. Demikian disampaikan Penjabat Bupati Flores Timur, Drs. Alexander Doris Rihi, M.Si, ketika membuka kegiatan Rapat Koordonasi Percepatan Penangulangan Kemiskinan di Aula Kantor Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Flores Timur, Kamis, (1/12/2022).

Hadir pada kesempatan itu, Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan daerah Kabupaten Flores Timur, Apolonia Corebima, SE., M.Si, pimpinan OPD Kabupaten Flores Timur, para Camat se Kabupaten Flores Timur, unsur BUMN/BUMD, unsur LSM/NGO dan undangan lainnya.

"Kita hadir bersama mengikuti Rakor ini, dengan kepentingan dan tujuan bersama untuk menanggulangi kemiskinan di Kabupaten Flores Timur ini," ungkap Penjabat Bupati.

Menurutnya, hal ini tentu bukan pekerjaan yang pertama bagi semua pihak, hal yang sama sudah dilakukan pada masa-masa pemerintahah sebelumnya dengan program-proram sebelumnya.

"Dan bukan hanya kita, tetapi semua dari pusat yang melibatkan banyak stakeholder, banyak instansi dan lembaga-lembaga, BUMN/BUMD banyak memikirkan masalah penanggulangan kemiskinan. Permasalahan utama adalah masalah data. Data sering terjadi perbedaan. Kita mendata sesuai dengan tujuan, cara kita dan indikator yang berbeda, akhirnya berbeda. Pertanyaan sampai kapan kita akan mendapatkan data yang valid, yang menjadi pedoman kita untuk menuntaskan segala permasalahan menyangkut kemiskinan," sebutnya.

Advertisement
Editor
:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru