Pukul Warga dengan Dalih Pembinaan, Kades dan 3 Aparat Desa di Flotim Jadi Tersangka

Polres Flores Timur
"Akhirnya kami turun ke rumah korban, sebelum saya tampar dia (korban) teman-teman staf desa juga ikut memukul dia. Pukulan itu artinya kami sudah sangat kesal," ujar Heribertus saat dihubungi.
Heribertus mengklaim apa yang mereka lakukan terhadap korban merupakan bentuk pembinaan fisik, bukan penganiayaan. Apalagi selama ini korban melakukan perbuatan mengganggu seperti mabuk-mabukan, memutar musik tidak kenal waktu, dan meresahkan masyarakat sekitar.
Baca Juga:
"Kami pukul ada dasar, kami tidak melakukan penganiayaan tapi bentuk pembinaan secara fisik. Karena secara teguran secara lisan kami sudah lakukan beberapa kali, bukan baru satu kali," katanya.
Editor
:
Tags
Berita Terkait

Ngeri, Pemuda di NTT Tewas dengan Tombak Tembus di Perut, Kematiannya Masih Misteri

Gunung Ile Lewotobi Meletus, 5 Desa di Flores Timur Diguyur Abu, Tebalnya Hingga 3 Cm

Demi Mahasiswa Papua Ricuh, PMKRI Pertanyakan Sikap Polisi di Lokasi

PMKRI Kupang Desak Polda NTT Tangkap Anggota Ormas Garuda dan Garda Flobamora, Ini Masalahnya

Tindakan Bullying Marak di Kalangan Siswa, Mahasiswa FH Unwira Beri Sosialisasi

Sekap dan Pekerjakan Gadis di Bawah Umur Tanpa Gaji, Pemilik Kafe di NTT Jadi Tersangka
Komentar