Krisis Bahan Baku, Sembilan Pabrik Karet di Sumut Tutup
Redaksi - Jumat, 14 Juli 2023 17:00 WIB
internet
bulat.co.id -MEDAN | Kondisi krisis bahan baku karet yang melanda Sumatera Utara (Sumut) ternyata berdampak pada tutupnya sejumlah pabrik karet yang ada di wilayah itu.
Dari data, tercatat ada sembilan pabrik karet terpaksa tutup
karena kekurangan bahan olah karet (bokar).
Baca Juga:Gabungan Pengusaha Karet Indonesia (Gapkindo) Sumut mencatat, saat ini kapasitas terpasang pabrik pengolahan karet alam di Sumut tercatat 886.484 ton per tahun. Namun, produksi bahan baku karet belum mampu memenuhi kapasitas pabrik yang ada.
- 81 Tahun Merdeka, GMNI Sumut Gugat Arah Kekuasaan Prabowo: Negara Kuat, Rakyat Berdaulat!
- Komisi III DPR RI Panggil Polda Sumut dan Keluarga Korban Kasus Kematian Mantan Istri Polisi Medan
- Pelantikan DPW Tani Merdeka Indonesia Provsu 2026 - 2031, Bobby Nasution dan Gus Irawan Serukan Kolaborasi Wujudkan Ketapang dan Kesejahteraan Petani
Baca Juga :Dua Kepsek Terjaring OTT di Sergai Masih Dalam Penyelidikan"Besarnya kapasitas ini tidak didukung oleh ketersediaan bahan olah karet (bokar) yang cukup dari Sumatera Utara. Bahkan dari tahun ke tahun jumlah bokar yang dapat dipasok dari perkebunan yang ada di Sumut semakin berkurang," ungkap Sekretaris Eksekutif Gapkindo Sumut,EdyIrwansyah, Jumat (14/7/23).
Pada paruh pertama tahun ini, total produksi karet di Sumut baru sebanyak 184.084 ton. Dengan demikian, utilisisainya masih sangat kecil. "Berarti utilisasinya hanya 41,53 persen bila disetahunkan," ungkap Edy.
Sumut yang disebut memiliki kebun karet cukup luas, malah hanya menyumbang pasokan sekitar 38,75 persen bahan baku. Selebihnya, pabrik harus mengambil bahan baku dari 14 daerah lain di luar Sumut.
Baca Juga :Putra Ketua SMSI Madina Jadi Paskibraka di Istana NegaraBeberapa daerah yang menyumbang pasokan bahan baku ke Sumut antara lain Riau 20,32 persen, Lampung 17,43 persen, Aceh 8,21 persen, Jambi 5,21 persen dan Kepri 3,39 persen. Sisanya di bawah 2 persen.
Editor
: Hendra Mulya
Tags
Berita Terkait
81 Tahun Merdeka, GMNI Sumut Gugat Arah Kekuasaan Prabowo: Negara Kuat, Rakyat Berdaulat!
Komisi III DPR RI Panggil Polda Sumut dan Keluarga Korban Kasus Kematian Mantan Istri Polisi Medan
Pelantikan DPW Tani Merdeka Indonesia Provsu 2026 - 2031, Bobby Nasution dan Gus Irawan Serukan Kolaborasi Wujudkan Ketapang dan Kesejahteraan Petani
Bobby Nasution Ungkap Alasan Walk Out dari Rapat Paripurna DPRD Sumut
Pengacara Muda berikan Apresiasi kepada Polda Sumut: Siapkan 10 Personel Terlatih Jadi Pengemudi Truk Tangki BBM, Dukung Kelancaran Distribusi
AKBP Anton : Semua Hal Baik yang Telah Dibangun Oleh Kakak Asuh Akan Kami Lanjutkan
Komentar