Wamentan Buka Suara Terkait Impor Beras 500 Ton

- Senin, 20 Maret 2023 16:16 WIB
Wamentan Buka Suara Terkait Impor Beras 500 Ton
Istimewa
Beras


Advertisement

Baca Juga:

Lebih lanjut, agar produksi beras dalam negeri bisa tercukupi, dan sesuai target, menurutnya, tata niaga antara Perum Bulog dengan Kementerian Pertanian (Kementan) harus lebih teliti lagi.

"Kalau soal data-data, insya allah produksi kita cukup untuk masa panen sekarang dan ketersediaan bulan Ramadan terpenuhi. Cuman, kalau soal harga kita tahu sendiri, kalau setiap menjelang hari raya Ramadan dan tahun baru pasti ada pergerakan. Nah ini kita berharap masyarakat bisa bersabar melihat bagaimana yang akan dilakukan pemerintah," tuturnya.

Terlebih dengan adanya bencana alam banjir yang menyebabkan kerugian dan menghambat produksi beras dalam negeri.

"Sementara di data kita masih cukup, cuma memang kita akan coba teliti lagi karena memang bencana alam terus ini. Karena di daerah tertentu selesai di daerah lain. Tentu saja kementerian Pertanian melakukan kegiatan yang tepat sasaran ke depannya," sebutnya.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPR RI Sudin mengatakan, kalau memang data produksi beras milik Kementan memang benar mencukupi, maka dirinya tidak setuju dilakukan impor.

"Akan tetapi, kalau data produksinya tidak valid, maka akan menjadi hal yang kurang baik terhadap kita. Karena beras adalah pangan yang paling utama. Jadi kalau masalah impor, monggo itu keputusan pemerintah bukan keputusan kami," pungkas Sudin.


Editor
:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru