Wamentan Buka Suara Terkait Impor Beras 500 Ton

bulat.co.id - Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Harvick Hasnul Qolbi buka suara terkait rencana impor beras 500 ribu ton lagi untuk memenuhi Cadangan Beras Pemerintah (CBP) pada tahun ini. Sebelumnya, Indonesia juga sudah mengimpor beras sebanyak 500 ribu ton melalui penugasan ke Perum Bulog.
Baca Juga:
Harvick mengatakan bahwa pihaknya akan mencoba mengklasifikasi terlebih dahulu dengan kebutuhan impornya, tentu dengan melihat dari sisi produksinya terlebih dahulu, apakah mencukupi atau tidak.
Baca Juga: Beras Impor Masuk Indonesia">14 Ribu Beras Impor Masuk Indonesia
"Sebenarnya kita coba klasifikasi ya antara kebutuhan impor itu sendiri dengan kebutuhan impor kita tentunya kita lihat dari sisi produksi cukup sih harusnya ya," ujar Harvick Hasnul Qolbi saat ditemui di gedung DPR RI, Senin (20/3/2023), dilansir dari CNBC Indonesia.
Meskipun dia optimistis bahwa produksi dalam negeri akan cukup untuk memenuhi kebutuhan tersebut, namun tetap perlu memperhatikan masa tanam, panen, hingga pergerakan harga beras di pasaran sehingga hal itu juga yang akan menentukan keputusan apakah jadi impor atau tidaknya.
"Cuma memang mungkin ya tadi karena masa tanam, panen, ada pergerakan harga, ini mempengaruhi memang dengan keputusan itu. Mudah-mudahan rapt dengan Komisi IV tetap berlanjut," ujarnya.

Frid Ndarung: Pernyataan Yopi Soal Beras Lembor itu Persoalan Dia

Kadis Pertanian: Kualitas Beras Lembor Semuanya Baik

Ketua Kadin Sebut Beras Hitam dan Pahit yang Disebut Dewan Yopi adalah Beras Cakrabuana

DPD TMI Labuhanbatu Serahkan Traktor ke Poktan di Bilah Barat

Tim Gabungan Evakuasi Korban Tanah Longsor
