14 Pabrik Toyota Sempat Tutup di Jepang, Ini Alasannya

bulat.co.id -MEDAN | Toyota sempat menutup 14 pabrik di Jepang selama 1 hari pada pekan ini dan mengalami penundaan produksi signifikan akibat kesalahan komputer. Kesalahan teknis ini menghalangi Toyota memesan komponen baru.
Dilaporkan Carscoops, Jumat (31/8/23), kesalahan teknis tersebut menghabiskan biaya lebih Rp 5 triliun. Insiden tersebut juga tidak hanya menimpa Toyota, tetapi berdampak pada pabrik Daihatsu, Hino, dan Lexus.
Baca Juga:
Meski produksi kini telah dilanjutkan kembali, dikutip Antara, penutupan tersebut telah mengganggu sistem yang bergantung pada metode manufaktur perusahaan yang sangat dipuji itu. Selama ini, Toyota dikenal dengan sistem produksi yang tepat waktu, atau just in time (JIT).
Baca Juga :Siap-siap, Pertamina Bakal Hapus Pertalite
Meski Toyota belum resmi mengonfirmasi alasan penutupan tersebut, perusahaan menyatakan bahwa insiden itu bukan merupakan serangan siber.
Kejadian serupa juga pernah terjadi pada raksasa otomotif asal Jepang itu pada 2022, ketika pemasok komponen plastik mitra Toyota, Kojima Industries, mengungkapkan bahwa salah satu server file-nya telah terinfeksi virus.
Hilangnya produksi 1 hari terjadi pada saat sulit bagi kepemimpinan Koji Sato yang mengambil alih menjadi CEO pada bulan April dari pemimpin sebelumnya Akio Toyoda.

APMPEMUS dan Tokoh Masyarakat Langkat Apresiasi General Manager PGKM PT. SGN Jhondri H Purba

Diduga Hamburkan Uang Negara, Bak Limbah di PTPN IV Reg I Kebun Rambutan Mangkrak

Optimis Juara, PJSI Labuhanbatu Berangkatkan Sembilan Atlet Judo

Tragis! Mobil Ketua Tim Pemenangan Edy-Hasan Tabrak Pengendara Hingga Tewas di Tapsel

Kebakaran Pabrik di Pasarkemis Tangerang, 3 Orang Alami Luka Bakar
