Saksi Sebut Awal Kali Temukan Jasad Bayi di Madina, Curigai Gundukan Tanah Dalam Pekarangan Rumahnya
Jasad bayi yang terkubur itu pertama kali ditemukan oleh warga bernama Anwar (58) di dalam pekarangan rumah yang di tempatinya sendiri.
Awalnya dia menyebut karena mencurigai adanya gundukan tanah di dekat jemuran pakaian di halaman rumahnya. Namun setelah digali ternyata ada sesosok jasad bayi perempuan di dalam tanah yang dibalut dengan kain putih.
Baca Juga:
Baca Juga :Madina Ditemukan Warga">Geger! Sesosok Mayat Bayi di Madina Ditemukan Warga
"Jam 4 saya jemur kain, habis itu saya masak, udah nampak itu bekas galian galian itu kan, terus saya gak begitu open lah ya kan, saya tanya anak saya, ada kalian gali gali enggak katanya, terus karena saya masak saya terusin masak," kata Anwar kepada wartawan.
"Habis masak tengah enam terus saya ke warung minum kopi, habis minum kopi saya masih curiga juga, jadi saya oker oker lah tanah itu, begitu saya oker oker jumpa kain, jadi saya tengok kain itu kok berdarah, terus saya gali masih panjang dia terus saya angkat karena saya tidak curiga itu manusia kan, yang saya curiga itu entah guna-guna orang entah apa itu yang saya curiga sebetulnya," ujarnya.
Kemudian dia melanjutkan, setelah jasad bayi yang terbalut dengan kain putih tersebut diangkat, lalu meletakkannya ke dalam sebuah kardus dan hendak pergi memberitahukannya kepada tetangganya.
Baca Juga :Aksi Perampokan di Simalingkar Viral, Korban Kritis
"Waktu saya gali itu sudah azan (Magrib), terus saya angkat, saya buka sedikit kok ada kepala manusia rambutnya udah lengkap udah lebat terus saya tutup lagi saya merinding saya menangis rasa itu, terus saya ke rumah Pak Rambe," ucapnya.
Lebih lanjut ia mengatakan setalah menemukan bayi berkelamin perempuan yang terkubur di dalam tanah tersebut, kondisinya sudah tak bernyawa lagi. Dan dia pun mengaku tidak pernah mendengar sebelumnya adanya suara tangisan bayi.
Jajaki Kerja Sama, RSU Permata Madina Sosialisasikan Layanan Kesehatan kepada BRI Kanca Panyabungan
Heboh !! Penempatan Ka. Prodi dan Jabatan lainnya di STAIN Madina Diduga KKN
Mudir Mustafawiyah Purba Baru Sambut Kejari dan Ketua PN Madina, serta Ketua STAIN yang Baru
APJII SUMUT Desak Komdigi Balas Surat dari Polres Madina
Waspada Modus Penipuan, BRI BO Panyabungan Tegaskan Pengajuan KUR Tidak Ditawarkan Online