Kemarau, Debit Air Sumur di Beberapa Wilayah Pemalang Menyusut

Mesinpompa air di beberapa wilayah rumah-rumah penduduk tak lagi mengalirkan air seperti biasanya. Debit air relatif kecil yang disebabkan menipisnya ketersediaan di dalam sumur.
Baca Juga :Curug Bengkawah, Destinasi Wisata Alam Tersembunyi Desa si Kasur Pemalang
Usman, warga Desa Wanarata, Kecamatan Bantarbolang, menuturkan jika keadaan ini sudah dialaminya selama beberapa bulan ini. "Sudah tiga bulan ini air mengalirnya kecil. Itu pun harus menunggu lama setelah mesin pompa air nyala. Sepertinya debit air di sumur kering," kata Usman, Selasa (25/7).
Baca Juga:
Lebih lanjut Usman mengatakan, jika siang hari dari pukul 12:00 WIB sampai pukul 16:00 WIB, air tak dapat lagi naik meski mesin pompa air berkali-kali dihidupkan. Baru setelah magrib atau pukul 18:00 WIB, air bisa mengalir. "Bisa naik ke atas air, itu pun kecil mengalirnya," ujarnya.
Hal yang sama dialami Agus, tetangga Usman, debit air sumurnya juga mengalami penyusutan. Kendati sumur miliknya sudah digali lebih dalam lagi baru-baru ini, air yang keluar dari mata air masih juga kecil.
"Sebelumnya dalamnya sekitar 10 meter, kemarin sumurnya sudah digali lagi lebih dalam, menjadi 12 meter lebih. Tapi memang air yang keluar masih sedikit. Mungkin karena musim kemarau, jadi kering," tuturnya.

Antisipasi Bencana Gempa Bumi, Rutan Pemalang Gelar Simulasi Penyelamatan

Anak -anak di Pemalang Manfaatkan Daun Pisang Untuk Payung Saat Hujan Tiba

Optimis Dapat Mendulang Suara 70 Persen Pada Pilkada, Ratusan Kader PKS Turun Ke Jalan

Dibawah Guyuran Hujan, Program Jumat Berkah Rizal Bawazier Tetap Dilaksanakan

Mobil Kru TV One Dihantam Truk Box ,3 Wartawan Meninggal 2 Luka -luka
