BPBD Sumenep Petakan Kekeringan, 8 Kepulauan Kekurangan Air Bersih

istimewa
BPBD saat pendistribusian air bersih
bulat.co.id -SUMENEP |
Bupati Sumenep Jawa Timur telah mengeluarkan surat edaran SK Bupati
nomor: 188/189/KEP/435.013/2023 yang berlaku selama 183 hari, terhitung mulai 1
Juni – 31 November 2023. Tentang status siaga darurat bencana kekeringan di
Sumenep, Jawa Timur
Delapan kecamatan diwilayah
kepulauan sumenep terancam mengalami kekeringan, sedangkan untuk wilayah
daratan ada 10 kecamatan mengalami hal serupa dengan total sebanyak 18
kecamatan dari 27 Kecamatan di kota yang tajuk kota keris.
Baca Juga:
Baca Juga :Air Sungai Desa Klampar Berubah Merah, DLH Pamekasan: Ada Zat Berbahaya
"Kami akan segera memproses
permintaan dropping air bersih itu baik di darat maupun kepulauan. Tinggal
menunggu turunnya dana dari pos bantuan tak terduga," kata Kepala Pelaksana
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep, Wahyu Kurniawan
Pribadi, kamis (13/7/23)
Saat ini kata wahyu melanjutkan, sudah ada sejumlah desa yang mengajukan permintaan pengiriman air bersih karena mulai terdampak kekeringan.
Editor
: Hendra Mulya
Tags
Berita Terkait

Status Kota Padang Sidempuan Ditetapkan Darurat Bencana Banjir dan Tanah Longsor

Ribuan Warga Tanjung Uncang Batam Blokade Jalan, Demo Minta Air bersih

Beberapa Hari Terakhir Hujan Deras di Kota Padangsidimpuan Berpotensi Bencana Alam

Bupati Pemalang Salurkan Bantuan Air Bersih Buat Warga

Jembatan Penghubung Antar 2 Desa di Sumenep Tunjukkan Tren Positif

Di Medan, 18 Unit Rumah Permanen Dilalap Sijago Merah dan Tiga Unit Rumah Terkena Imbas
Komentar